Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Nyoman: Mahasiswa Buddhis Harus Menjadi Solusi, Bukan Polusi di Kehidupan Kampus dan Masyarakat

Rabu, 13 September 2023
Kategori : Berita

Magelang (Bimas Buddha) ------- Direktur Urusan dan Pendidikan (Dirurpendik) Agama Buddha Nyoman Suriadarma mengatakan Mahasiswa Buddhis harus menjadi solusi, bukan polusi di kehidupan kampus dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Nyoman saat buka Kegiatan Character Building Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Buddha (PTKB) pada Selasa (12/09/2023).

Kegiatan Character Building Mahasiswa Buddhis Tahun 2023, merupakan kerjasama Ditjen Bimas Buddha dengan Depo Pendidikan Bela Negara Rindam IV Diponegoro, diikuti oleh 100 mahasiswa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Buddha di Indonesia, yang dilaksanakan pada tanggal 12 s.d. 15 September 2023.

Nyoman berharap, kelak 100 generasi muda yang kompeten lahir dari kegiatan ini, "Saya tahu bahwa tantangan kita hari ini dan ke depan apalagi jika kita melihat kembali dunia saat ini, maka harus ada beberapa keahlian yang harus dimiliki anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),” ucapnya.

“Yang pertama anggota BEM itu adalah sebagai agent of change atau agen perubahan. Gagasan, pemikiran-pemikiran baru yang lahir dari mahasiswa yang hal itu dikonstruksi untuk kemajuan kampus, dan untuk kemajuan organisasi,” jelas Dirupendik Agama Buddha.

Yang kedua, lanjut Nyoman anggota BEM berperan sebagai kontrol sosial di tengah-tengah kehidupan masyarakat kampus. Dan yang ketiga yang tidak kalah penting anggota BEM sebagai personal dan sebagai jembatan komunikasi, koordinasi antar mahasiswa, antara mahasiswa dengan pihak kampus, dan antara mahasiswa dengan mahasiswa perguruan tinggi lainnya.

Lebih lanjut, Nyoman sampaikan di tempat ini mahasiswa akan belajar bagaimana menjadi lebih baik. Pendidikan ini diharapkan akan menaikkan sikap jiwa kepemimpinan yang kuat dan disiplin yang belum di dapat pada kampus, “Empat hari kedepan mahasiswa akan belajar bela negara di dalamnya itu akan diisi tentang tips kepemimpinan, tentang organisasi, tentang bela negara itu sendiri, dan yang tidak kalah penting adalah belajar disiplin. Karena displin tolak ukur keberhasilan", tambahnya.

“Kembali dari sini harus mulai melakukan sebuah perubahan diri mindset berpikir bagaimana kehadiran kita bisa memberi kontribusi di tengah-tengah kehidupan kampus. Semua harus hadir bisa menjadi solusi dan tidak menjadi polusi di kehidupan kampus dan masyarakat,” harap Nyoman.

Kepada Para Mahasiswa, Dirurpendik Agama Buddha juga mengingatkan untuk bersama sama melihat kondisi saat ini dengan begitu banyak kehidupan sekarang yang sebagian anak-anak tidak lagi punya budi pekerti yang baik, tidak punya rasa bakti  kepada orang tua, kepada sesama, dan kepada yang lebih senior, maka pendidikan di sini akan sangat berarti, akan merubah sikap kehidupan anda.

Di akhir sambutan Nyoman kembali sampaikan harapan kepada mahasiswa, agar dapat terampil dalam memanfaatkan media sosial untuk memberikan inspirasi kebaikan dan kemajuan. Dengan adanya sharing berharga melalui medsos ini, para mahasiswa tentu telah ikut berkontribusi untuk negeri ini.

"Selamat mengikuti kegiatan, semoga dapat membangun karakter mentality yang terhebat sebagai generasi muda, karena harapan kita terletak pada anda semua yang masih muda,” pungkasnya.

Turut hadir dalam upacara pembukaan, Wakil Komandan Depo Pendidikan Bela Negara Rindam IV Diponegoro, Mayor Infanteri Sarjono, Kasubdit Pendidikan Tinggi pada Direktorat Urusan dan Pendidikan Agama buddha serta Penyelenggara Bimas Buddha pada Kantor Kementerian Agama Kab. Magelang.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait