Top
    buddhasisfo@kemenag.go.id
(021) 3810671
Menyajikan kabar berita terkini seputar Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama
Layanan masyarakat yang disajikan secara manual ataupun Eletronik
Menyajikan informasi terbaru untuk kebutuhan internal dan eksternal
Menyajikan data yang terkait dengan tugas dan fungsi Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama
Menyajikan informasi aktifitas dan kegiatan Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama
Menyajikan Informasi Reformasi Birokrasi Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama

Selamat Datang di

Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI

Terbentuknya Departemen Agama Republik Indonesia pada tanggal 3 Januari 1946 tidak dengan serta merta disertai dengan tersedianya unit pelayanan bagi pemeluk agama non Muslim di dalam struktur Departemen Agama. Pembentukkan unit pelayanan bagi pemeluk agama non muslim baru dapat terpenuhi setelah melalui proses yang cukup panjang. Kesemuanya itu dilakukan atas dasar kesetaraan hak dan kedudukan sebagai sesama pemeluk agama, sebagaimana diamanatkan dalam Dasar Negara Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara RI tahun 1945. Demikian pula umat Buddha senantiasa terus bekerja keras mengoptimalkan segala potensinya untuk mendapatkan kesetaraan hak dan kedudukan tersebut.

Sambutan

Berita Terbaru

Lembaga Keagamaan Buddha Indonesia: Perpanjangan PPKM Bertujuan Mulia.

Jakarta (Humas Buddha) -------- Ketua Umum  Lembaga Keagamaan Buddha Indonesia (LKB) Rusli Tan
Jumat, 23 Juli 2021   Berita   61

Niciren Syosyu Indonesia (NSI) Mengajak Seluruh Umat Buddha Untuk Semakin Meningkatkan Kedisiplinan.

Jakarta (Humas Buddha) -------- Upaya pemerintah melakukan penekanan penyebaran Covid-19 dengan
Rabu, 21 Juli 2021   Berita   229

Perpanjangan PPKM Wasekjen WALUBI: Mendukung Sepenuhnya Atas Pelaksanaan Perpanjangan PPKM Darurat

Jakarta (Humas Buddha) -------- Dalam upaya mendukung pemerintah melakukan penekanan penyebaran
Rabu, 21 Juli 2021   Berita   108

Tautan

Dharma

Sungguh bahagia jika kita hidup tanpa membenci

di antara orang-orang yang membenci, di antara

orang-orang yang membenci, kita hidup tanpa benci.