Tangerang (Bimas Buddha) — Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu lulusan melalui penyelenggaraan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Berdampak Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Pusat Layanan Informasi Pendidikan STABN Sriwijaya, Tangerang, Banten, pada 16–17 Juni 2026.
Berbeda dengan pelaksanaan PPL pada umumnya yang berorientasi pada pemenuhan beban studi, STABN Sriwijaya menempatkan program ini sebagai langkah strategis untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata di dunia kerja. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Sebagai wujud komitmen tersebut, STABN Sriwijaya menggandeng delapan perusahaan nasional sebagai mitra pelaksanaan PPL. Selain perusahaan, lokasi praktik juga melibatkan berbagai institusi mitra dan calon pengguna lulusan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing program studi. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat keterkaitan antara proses pembelajaran di kampus dengan kebutuhan riil di lapangan serta memastikan memastikan lulusan siap kerja diserap oleh dunia usaha dan industri.

Ketua STABN Sriwijaya, Edi Ramawijaya Putra, menyebut bahwa berdasarkan amanat Permendiktisanitek 39 tahun 2025 yaitu memberikan kesempatan belajar di luar kampus dan insersi mircrokredensial, STABN Sriwijaya mewujudkan hal tersebut dengan kerjasama dengan DUDIK.
“STABN Sriwijaya selalu terserap semua lulusan bahkan sebelum wisuda, program PPL Berdampak ini menjadi kunci bahwa kompetensi mahasiswa sudah siap dan mampu beradaptasi di dunia kerja. Perbaikan dan peningkatan mutu lulusan agar masyarakat terus memberikan trust kepada STABN Sriwijaya untuk mencetak lulusan yang link and match dengan dunia kerja” jelas Edi pada Senin (29/06/2026).

Penguatan kolaborasi dengan dunia usaha, dunia industri, serta berbagai lembaga mitra menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman. Keterlibatan calon pengguna lulusan sejak proses pendidikan akan memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.
Melalui program PPL Berdampak Tahun 2026, Ketua STABN Sriwijaya berharap para mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif, mengasah keterampilan profesional, serta membangun karakter kerja yang dibutuhkan di era transformasi saat ini. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen STABN Sriwijaya dalam menghadirkan lulusan yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja di tingkat nasional.