Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Peringatan Hari Jadi Candi Borobudur ke-1.202 Perkuat Spiritualitas Umat

Rabu, 27 Mei 2026
Kategori : Berita

BuddhaJakarta (Bimas Buddha) ----- Hari ini  26 Mei 2026 Candi Borobudur genap berusia 1.202 tahun menurut Prasasti Kayumwungan, Candi Buddha terbesar di dunia ini dikukuhkan pada tanggal 26 Mei 824 yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Candi Borobudur.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Supriyadi mengatakan, bersamaan dengan tanggal 26 Mei ini mengajak umat Buddha untuk bersama-sama belajar dari Candi Borobudur. "Kami mengajak umat untuk bersama-sama belajar dari Candi Borobudur," katanya pada Rabu 26/05/2026).

Sementara Peneliti Borobudur dan Agama Buddha Indonesia, Hudaya Kandahjaya menyebut, penetapan tanggal 26 Mei 824 Masehi tersebut menengok prasasti Kayumwungan yang merupakan manifesto tentang Candi Borobudur.

Menurut Hudaya Kandahjaya prasasti ini menjelaskan maksud, tujuan, alasan, mengapa candi ini dibangun, lalu kapan, siapa yang membangun dan siapa yang mengukuhkan. Nah tanggal 26 Mei itu adalah tanggal konversi dari tanggal yang tercantum di prasasti Kayumwungan. Itulah tanggal ketika Candi Borobudur dikukuhkan.

Hudaya juga mengatakan, umat Buddha berupaya untuk memperingati kembali hari pengukuhan Candi Borobudur. "Dua tahun lalu, kita memperingati 1.200 tahun Candi Borobudur dikukuhkan. Jadi, setiap tanggal 26 Mei, kita berupaya untuk mengulang memperingati kembali Hari Pengukuhan Candi Borobudur.

"Iya mestinya sudah selesai dibangun baru dikukuhkan. Kalau belum selesai, saya rasa nggak mungkin (dikukuhkan)," kata Hudaya Kandahjaya pada Rabu 26/05/2026).

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa hari ini, puluhan umat Buddha melakukan Dharmayatra Adi Buddha Puja di puncak Candi Borobudur. Ibadah ini dilangsungkan untuk memperingati Hari Jadi Borobudur ke-1.202.

Rangkaian Dharmayatra Adi Buddha Puja di puncak Candi Borobudur diikuti sekitar 61 umat Buddha. Mereka datang dari Bogor, Jakarta, Medan, Jogja, Magelang, Sulawesi dan Bali. Para umat memakai baju warna putih yang melangsungkan ibadah di puncak Candi Borobudur. Selain itu, melaksanakan pradaksina atau mengelilingi candi tiga kali searah jarum jam.

Pelaksanaan Dharmayatra Adi Buddha Puja dipimpin oleh Kepala Vihara Tantular Sugata Wilwatika, Buddhayana Center Mojokerto, Bhante YM Nyanasila Thera. Ibadah berlangsung mulai pukul 07.00 sampai 09.00 WIB.

Menurut Bhante Nyanasila saat dihubingi detikJateng menjelaskan bahwa Dharmayatra Adi Buddha Puja, selenggarakan setiap tahun dan kegiatan rutin mulai dilakukan pada tahun 2023.

"Tadi pagi tepat di hari, di mana dalam penghitungan Masehi yaitu 26 Mei adalah Hari Jadi Borobudur. Kami melakukan ibadah berdasarkan teks-teks temuan yang ada di Borobudur yaitu teks Adi Buddha Puja Gatha dan Puja Tri Ratna serta Panca Tathagatha," sambungnya.

Sumber: detikJateng


Sumber
:
detikJateng
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait