Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

YOUTHLAB 2026 Dorong Generasi Muda Buddha Naik Level Melalui Kreativitas dan Kolaborasi

Selasa, 30 Juni 2026
Kategori : Berita

Bogor (Bimas Buddha) — Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Supriyadi, menghadiri pembukaan Young and Collaboration (YOUTHLAB) 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) di Kompleks Kuil Myoganji, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2026).

YOUTHLAB 2026 menjadi tahun ketiga penyelenggaraan kemah musim panas bagi generasi muda Buddha Dharma Indonesia, yang diinisiasi oleh Pandita Utama Aiko Senosoenoto selaku Ketua Umum MNSBDI.

Selama sembilan hari, mulai 27 Juni hingga 5 Juli 2026, sekitar 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti rangkaian pembelajaran yang memadukan pendidikan agama Buddha dengan pengembangan karakter, kepemimpinan, kreativitas, serta kemampuan berkolaborasi.

Para peserta yang berusia 11 hingga 28 tahun mengikuti berbagai pilihan studio sesuai minat dan bakat, seperti musikal, tari, vokal, art and craft, spatial design, modeling, hingga kuliner. Seluruh proses pembelajaran dirancang tidak hanya untuk mengasah keterampilan, tetapi juga membangun kemampuan bekerja sama melalui penyusunan proyek akhir secara kolaboratif.

Direktur Jenderal Bimas Buddha, Supriyadi, mengapresiasi penyelenggaraan YOUTHLAB yang dinilai menghadirkan pendekatan pembelajaran agama Buddha yang relevan dengan karakter generasi muda saat ini.

"Saya hadir di Kuil Myoganji Megamendung untuk menyaksikan dan menghadiri acara pembukaan YOUTHLAB 2026 yang diselenggarakan oleh MNSBDI. Saya melihat inilah sesuatu yang sangat menarik bahwa belajar agama tidak hanya dikemas dalam hal yang sifatnya serius, tapi untuk anak muda ini hal yang menarik di mana diberikan kesempatan mereka untuk mengekspresikan nilai agama itu dalam kehidupan dia," ujarnya.

Menurut Supriyadi, generasi muda memerlukan ruang untuk bertumbuh, berkreasi, dan mengembangkan potensinya tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan spiritual sebagai landasan kehidupan.

"Inilah yang menjadi perhatian saya khususnya Bimas Buddha bahwa anak muda ini ada ruang tersendiri agar mereka bisa tumbuh sebagaimana yang diharapkan oleh kita semua. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat lebih dikembangkan kembali. YOUTHLAB menemukan dan meningkatkan kepercayaan diri bagi anak muda untuk menunjukkan diri sebagai umat Buddha yang baik," katanya.

Mengusung tema "Level Up", YOUTHLAB 2026 mengajak peserta untuk meningkatkan kapasitas diri melalui kolaborasi. Di tengah tantangan era yang semakin kompetitif dan cenderung individualistis, kegiatan ini mendorong generasi muda agar mampu bekerja sama dengan orang lain tanpa kehilangan jati diri, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, dan berkarakter.

Melalui pendekatan tersebut, YOUTHLAB tidak hanya menjadi wadah pembinaan keagamaan, tetapi juga ruang bagi generasi muda Buddha untuk menemukan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, memperluas jejaring pertemanan dari berbagai daerah, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berkarya, berkolaborasi, dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

Kontributor: Dwiyana Mettasari


Sumber
:
Tim Humas
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait