Jakarta (Bimas Buddha) ———— Masih dalam rangkaian Vesakha Sananda 2570 BE, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha melalui Sub Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah bekerja sama dengan Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI) menggelar aksi sosial bertajuk Pembinaan Anak Yatim/Piatu Buddhis dan Pemberian Tali Asih di Lembaga Penyantun Anak (LPA) Guna Nanda, Jakarta (16/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang kepada sesama, khususnya anak-anak yatim/piatu beragama Buddha yang membutuhkan perhatian dan dukungan, serta untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai cinta kasih (metta) juga welas asih (karuna).
Didampingi oleh Kasubdit Pendidikan Dasar dan Menengah, Budi Sulistiyo, Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, Nyoman Suriadarma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada MBMI atas bentuk kerja sama yang terwujud dalam kebajikan berupa aksi sosial tersebut. Menurut pandangannya, kegiatan semacam itu perlu terus menerus dilakukan.
Kepada anak-anak asuh LPA Guna Nanda, Nyoman mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyemarakkan Vesakha Sananda 2570 BE dalam menyambut peringatan Waisak yang akan jatuh pada 31 Mei 2026.
“Untuk menyambut tanggal 31 itu (perayaan Waisak) kami dari Ditjen Bimas Buddha melaksanakan Vesakha Sananda sebulan penuh dari tanggal 1 sampai tanggal 31 Mei 2026. Salah satunya adalah di hari ini kita menyampaikan apa yang disebut dengan tali asih, bahwa kita itu semuanya adalah bersaudara dalam Dhamma. Oleh karena itu hari ini teman-teman kami semuanya hadir di sini untuk sama-sama kita lebih menguatkan tali persaudaraan itu,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum MBMI, Agus Jaya menyampaikan dorongan dan motivasinya kepada anak-anak LPA Guna Nanda atas keberuntungan berjodoh dengan Buddha dan ajarannya. Ia berharap agar mereka kelak tumbuh menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa.
“Jadi semoga pertemuan hari ini adalah satu jodoh karma yang bisa berkelanjutan, dan kalian adalah anak-anak yang beruntung menurut saya bahwa hari ini kita bisa berjodoh dengan guru agung kita Sang Buddha. Setuju? Kalian adalah orang-orang yang beruntung jadi kalian harus jadi anak-anak yang bisa berguna buat nusa dan bangsa,” ucap Agus Jaya.
Kegiatan yang dikemas dalam aksi sosial ini tentunya mendapat respon hangat dari pengurus LPA Guna Nanda. Bingkisan tali asih berupa sembako, obat-obatan, dan alat kebersihan telah disalurkan kepada sebanyak 49 anak asuh LPA Guna Nanda yang terisiri dari usia balita hingga 28 tahun.
“Terima kasih sudah mengunjungi anak-anak kami di LPA Guna Nanda ini. Tentunya sangat berkah. Keberkahan yang diberikan untuk anak-anak kami tentunya sangat bermanfaat untuk anak-anak kami,” ucap Nengsih, pengurus LPA Guna Nanda.