Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Sesi I Indonesia Tipitaka Chanting 2026, Umat Buddha Baca 3 Sutta tentang Perjalanan Seorang Pencari Kebenaran

Jumat, 24 Juli 2026
Kategori : Berita

Magelang (Bimas Buddha) ----- Suasana khidmat menyelimuti Taman Lumbini kawasan Candi Borobudur, Jumat (24/7/2026) saat ribuan umat Buddha melantunkan bait-bait suci dalam Sesi I Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) 2026.

Pada sesi pembuka ini, pembacaan difokuskan pada 3 sutta yang saling berkaitan dan menggambarkan perjalanan spiritual seorang pencari kebenaran menuju pembebasan batin.

Bhikku Siriratano Mahathera salah satu Bhikkhi peserta Indonesia Tipitaka Chanting menyampaikan 3 sutta awal yang cukup menarik dibacakan adalah Tevijjavacchagotta Sutta (Majjhima Nikaya 71), Aggivacchagotta Sutta (Majjhima Nikaya 72), dan Mahavacchagotta Sutta (Majjhima Nikaya 73). Ketiganya merupakan rangkaian dialog antara Sang Buddha dengan seorang pengembara bernama Vacchagotta, yang selama hidupnya bergulat dengan berbagai pertanyaan mendasar mengenai kehidupan, kebenaran, dan pembebasan.

“Ketiga sutta tersebut dipahami sebagai satu kesatuan kisah yang menggambarkan transformasi batin seorang pencari Dhamma. Dari seseorang yang dipenuhi keraguan dan terjebak dalam spekulasi filsafat, Vacchagotta perlahan dibimbing menuju pemahaman yang benar, praktik nyata, hingga akhirnya mencapai pencerahan sebagai seorang Arahat,” katanya.

Menurut Bhante, ketiga sutta yang dibacakan pada Sesi I Indonesia Tipitaka Chanting 2026 membentuk rangkaian utuh mengenai tahapan perkembangan spiritual seorang pencari kebenaran. Melalui pembacaan tiga sutta tersebut, Indonesia Tipitaka Chanting 2026 tidak hanya menjadi tradisi melantunkan kitab suci, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama bahwa perjalanan menuju kedamaian dimulai dari perubahan cara pandang, diteruskan dengan praktik yang konsisten, hingga akhirnya melahirkan kebebasan batin yang menjadi tujuan tertinggi ajaran Buddha.

Kegiatan keagamaan dengan dengan melantunkan syair suci Tipitaka oleh lebih dari 2.000 umat Buddha dari berbagai penjuru Indonesia hingga mancanegara yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026.

Pelaksanaan ITC diselenggarakan oleh Sangha Theravada Indonesia (STI) bekerja sama dengan Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI), kegiatan tahunan ini menghadirkan para bhikkhu dari berbagai negara, samanera, atthasilani, serta upasaka-upasika yang menjalankan praktik Atthasila.

Penyelenggaraan Indonesia Tipitaka Chanting 2026 menjadi semakin istimewa karena berlangsung dalam momentum Tahun Kencana Setengah Abad Sangha Theravada Indonesia. Perjalanan 50 tahun tersebut menjadi bagian dari sejarah panjang kontribusi STI dalam membimbing umat Buddha serta menjaga dan mengembangkan Buddha Dhamma di Indonesia.


Sumber
:
Tim Humas
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait