Balikpapan (Bimas Buddha) — Semangat menjaga lingkungan sejak dini ditanamkan kepada siswa-siswi Nava Dhammasekha Mitta Manggala melalui kegiatan Ekoteologi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini mengajak peserta mengenal dan mempraktikkan gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Kegiatan diawali dengan puja bakti dan meditasi di Gedung Uposatha Mahavihara Buddhamanggala untuk menumbuhkan ketenangan batin. Selanjutnya, para siswa dengan penuh sukacita bergotong royong membersihkan area vihara sebagai wujud nyata cinta lingkungan.
Kepala Sekolah sekaligus Pembina Nava Dhammasekha Mitta Manggala, Athhasilani Thiranandini, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengintegrasikan nilai-nilai Buddhis dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Melalui kegiatan 3R khususnya, anak-anak juga belajar untuk kebermanfaatan dari lingkungan hidup, ternyata bisa didaur ulang menjadi kreasi yang unik dari tangan-tangan mungil yang kreatif seperti ecoprint daun dengan dipukul-pukul, lalu mahkota, dan kolase daun bunga di dalam frame kertas, anak-anak merasa bangga dengan karyanya. Harmoni dengan alam sejak ini, untuk memahami bahwa diri kita juga bagian dari alam,” ujarnya.
Dalam praktiknya, siswa menerapkan prinsip Reuse dengan memanfaatkan sisa kertas bekas menjadi bingkai karya kreatif, serta Recycle dengan mengolah daun dan bunga yang gugur menjadi karya seni bernilai edukatif. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang bermanfaat bagi alam dan kehidupan bersama.
Melalui kegiatan ini, Nava Dhammasekha Mitta Manggala menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan dapat ditanamkan sejak usia dini melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Semangat Ekoteologi diharapkan tidak hanya membentuk generasi yang peduli terhadap alam, tetapi juga melahirkan kebiasaan baik yang mampu menginspirasi keluarga dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
Kontributor: Vikka Setiawati Anatha Pindika