Top
    buddhasisfo@kemenag.go.id
(021) 3810671
Puslitbang LKKMO Gelar Persiapan Omnibus Riset dan Survei Zona Integritas

Audiensi STAB Nalanda, Caliadi: Fleksibelkan Manajemen, Tingkatkan Kualitas

Selasa, 23 Maret 2021
Kategori : Berita
44

Jakarta (Humas Buddha) ---- Dirjen Bimas Buddha, Caliadi terima audiensi Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Nalanda. Acara tersebut  lakukan pembahasan  terkait dengan Perancangan Pembentukan Status STAB Nalanda menjadi Universitas Nalanda dan Pembukaan Prodi baru.

Caliadi ungkapkan dukungan dan harapan untuk melakukan perubahan sistem manajemen menjadi fleksibel agar kualitas tercapai.

“Pada prinsipnya Ditjen Bimas Buddha sangat mendukung dan mengharapkan agar status Sekolah Tinggi kita ini ada peningkatan. Saya ingin STAB Nalanda melakukan perubahan dalam sistem manajemennya yang lebih fleksibel sehingga kita dapat mengejar kualitas bukan hanya kuantitas,” harapnya di hadapan peserta audiensi di Ruang Kerja Dirjen, (23/03).

Sebelumnya, Ketua STAB Nalanda Muljadi Thio sampaikan bahwa telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya STMIK Rosma.

“Kami telah melakukan merger dan MOU dengan STMIK Rosma Karawang, sebagai salah satu bentuk pemenuhan persyaratan menjadikan STAB Nalanda menjadi Universitas Nalanda,” tuturnya.

Merespon pernyataan tersebut, Caliadi sampaikan bahwa persyaratan sebagai data dukung peningkatan status STAB Nalanda menjadi Universitas harus terpenuhi.

“Saya mempunyai keyakinan bahwa STAB Nalanda akan menjadi Universitas, namun selain adanya kerjasama dengan berbagai pihak yang telah disebutkan Ketua Nalanda tadi harus ada persyaratan lain sebagai data dukung. Adapun salah satunya yaitu harus ada 7 (tujuh) prodi tadi untuk meningkatkan animo mahasiswa dan hal ini akan sangat memungkinkan Nalanda untuk berkembang menjadi Universitas,” ungkapnya.

Selanjutnya, Caliadi sampaikan bahwa penambahan 7 (tujuh) prodi tersebut guna meningkatkan daya tarik mahasiswa terhadap jurusan.

“Dalam konteks ini tentu butuh berbagai tambahan dan pilihan prodi yang sangat efektif untuk berkesinambungan sehingga mahasiswa tertarik dan tidak hanya stak pada prodi Dharma Acariya dan Dharma Duta saja,” tambahnya.

Hadir juga dalam audiensi yaitu Sesditjen Bimas Buddha (Nyoman Suriadarma), Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha (Supriyadi), dan Ketua STAB Nalanda (Muljadi Thio) beserta jajarannya.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
budiyono
Editor
:
budiyono

Berita Terkait