Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Dirjen: Perlunya Kolaborasi STAB dengan Berbagai Sektor untuk Melahirkan SDM yang Unggul.

Sabtu, 17 Desember 2022
Kategori : Berita

Pekanbaru (Humas Buddha) ----------- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Budha Supriyadi menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas SDM dan juga perlunya kolaborasi STAB dengan berbagai sektor dalam upaya melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Hal itu disampaikan Dirjen saat hadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis XIV Wisuda Sarjana VIII Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Maitreyawira, Sabtu (17/12/2022).

"Para wisudawan adalah kader-kader sumber daya manusia perlu terus ditingkatkan kualitasnya, karena pada hakikatnya bahwa SDM yang unggul itu adalah SDM yang lebih baik dan mau kerja keras untuk meraih prestasinya,” jelas Dirjen.

Menurutnya SDM ini merupakan individu yang punya kecerdasan dan karakter yang mantap yang berdampak positif, baik bagi dirinya sendiri, sesamanya, maupun lingkungannya.

“SDM dapat disebut unggul manakala SDM itu telah mengalami pembentukan sikap yang matang di dalam dirinya, sehingga mampu menghindari setiap perilaku yang deduktif dan kontra produktif lainnya. Karena itulah maka kita semua sepakat bahwa perlunya ada sumber daya manusia yang sangat unggul,” lanjutnya.

Maka lanjut Supriyadi setiap perguruan tinggi termasuk STAB Maitreyawira harus menyiapkan SDM yang unggul yang mampu bersaing dalam menghadapi tantangan. Perguruan tinggi harus terus berkreasi dan berinovasi dalam memanfaatkan dan menangkap seluruh peluang yang ada dengan memanfaatkan kemampuan yang dimilikinya. Karena itulah maka saya tekankan bahwa STAB harus mampu beradaptasi dengan cepat dalam berkompetisi.

"Agar kelak dapat menjawab beragam tantangan yang ada di hadapan kita, kita sepakat bahwa hanya lewat pendidikan yang berkualitas dengan ditambah kompetensi dan skill yang kreatif, cerdas, dan inovatif itulah yang akan mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi yang hari ini sangat cepat dan begitu modern bahkan kadang-kadang kita tertinggal oleh perkembangan itu semua. Selanjutnya dalam hal ini perguruan tinggi tidak dapat sendirian, tapi perlu melakukan sinergi dan kolaborasi antar perguruan tinggi dengan sektor yang ada, baik itu pemerintah, dunia usaha, dunia industri, masyarakat, dan lingkungan, sehingga harapan keluaran terbaru yang berkualitas agar dapat diwujudkan," tambah Supriyadi.

Ketua STAB Maitreyawira Rida Jelita mengataka wisuda sarjana ini pertama kali dilaksanakan sejak STAB Maitreyawira pindah dari Jakarta ke Pekanbaru. "Wisuda ini merupakan angkatan ke VIII dengan jumlah wisudawan sebanyak 64 orang, dan jika ditambahkan dengan alumni kita yang terdahulu 433 orang maka jumlah alumni kita sudah 497 orang,"  jelas Ketua STAB

Turut hadir dalam acara wisuda, Pembimas Buddha Provinsi Riau, Trajoko, Ketua Umum PP MAPANBUMI M.S Citrawira, Pembina Yayasan Cipta Kader Maîtri M.P Citra Surya S.E., M.M., M.Pd.B., Ketua Wilayah IV MAPANBUMI Maha Pandita Dra.Anna Monita, Ketua Senat Bpk Hosan.,S.Sos., M.M., Pengurus Paramita Foundation, Satyavira, M.Pd.B, Ketua STABh Nalanda., Dr. Muljadi., S.Kom., M.M., M.BA, Rektor Universitas Universal (UVERS), Dr. Tech. Aswandy., M.T, Ketua LPTG Provinsi Riau, Siddharta.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait