Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Waisak 2563 SMI, Nyoman Ajak Umat Buddha merefleksikan nilai Dharma

Senin, 06 Mei 2019
Kategori : Berita

Sangha Mahayana Indonesia melakukan perayaan Waisak 2563 BE/2019, aula Sekolah Mahabodhi Vidya-Jakarta (05/05). Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Sesditjen Bimas Buddha) Nyoman Suriadarma ynag berkesempatan hadir mengajak umat Buddha merefleksikan nila dharma.

"Waisak adalah sebuah refleksi diri atas upaya dan semangat manusia agar dapat mengimplementasikan nilai-nilai dharma yang terkandung didalamnya. Nilai tentang pengabdian dan penghargaan terhadap sesama, nilai tentang pentingnya cinta kasih yang universal,  dengan mengembangkan nilai-nilai tersebut, sehingga waisak akan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat," ucap Sesditjen.

Perayaan Waisak yang bertemakan "Menghargai Perbedaan dan Menjaga Kebersamaan Untuk Persatuan" ini, sejalan dengan tema universal yang diusung Tema Waisak  Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI. Tema tersebut adalah "Kita Jaga Kebersamaan Umat untuk Memperkokoh NKRI".

Lebih lanjut nyoman mengatakan Waisak merupakan momen terpenting bagi umat Buddha, sebab melalui Waisak umat Buddha akan selalu mengenang Lahirnya manusia Agung di dunia yaitu Sidharta, dan saat yang sama Waisak juga menyampaikan kabar gembira dan suka cita atas tercapainya pencerahan sempurna seorang manusia yang disebut Buddha, begitu pula Waisak mengingatkan kita akan Mangkatnya Seorang Buddha yaitu Parinibana.

Dengan perayaan Waisak umat Buddha dapat mengejawantahkan kondisi getaran waisak dapat menjadi semangat dan pendorong untuk memupuk kebersamaan dan toleransi, apapun, adat, budaya suku dan agama yang dianutnya.

Turut hadir dalam di hadiri oleh Bhiksu Sangha, Pembimas Buddha Provinsi DKI Jakarta Suwanto, Penyelenggara Buddha Kota Jakarta Barat Mugiyanto, dan umat Buddha di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.


Sumber
:
Penulis
:
eddwin
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait