Top
    buddhasisfo@kemenag.go.id
(021) 3810671
Puslitbang LKKMO Gelar Persiapan Omnibus Riset dan Survei Zona Integritas

Siapkan Payung Hukum Pemanfaatan Candi Borobudur dan Candi Prambanan

Kamis, 11 November 2021
Kategori : Berita

Jakarta (Humas Buddha) -------- Dalam upaya menyiapan Candi Prambanan dan Candi Borobudur sebagai Destinasi Religi Umat Hindu dan Umat Buddha Nusantara dan Dunia, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Caliadi melakukan Focus Grup Discussion dan Penyiapan Payung Hukum, Kamis (11/21).

Dalam diskusi berharap segera ada titik temu dan  payung hukum pemanfaatan Candi Borobudur dan Candi Prambanan dapat diselesaikan tahun ini karena Tahun 2022 rencana akan dilaunching sebagai tahun toleransi oleh Bapak Presiden, jelasnya.

Lebih detail Caliadi menambahkan Borobudur sebagai cagar budaya, dimanfaatkan oleh umat Buddha dalamempat  (4)  hari besar keagamaan umat Buddha, yakni Waisak, Asadha, Kathina, dan Magha Puja.

Dirjen menambahkan wisata religi dan even keagamaan lainnya.

“Kedepan Borobudur dapat dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan keagamaan Buddha lainnya dan wisata religi (Dharmayatra) dan even keagamaan seperti Svayamvara Tripitaka Gatha (STG), Yobana Dhamma Samajja (YDS), Sippa Dhamma Samajja (SDS), Mahanitiloka Dhamma (MLD) serta seminar internasional,” tambahnya.

Harapan juga si sampaikan oleh Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto. Disampaikan juga “bahwa tugas pemerintah yang dalam hal ini yaitu Ditjen Bimas Hindu dan Ditjen Bimas Buddha fokus menyelesaikan tahap ini, sehingga diharapkan tahun ini semua sudah selesai,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan pula pembahasan Draft Nota Kesepakatan anatara Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dipimpin oleh Thomas Siregar (Asdep Moderasi Beragama Kemenko PMK).

Hadir  dalam kegiatan Focus Grup Discussion  perwakilan dari Kemendikbud, Asdep Moderasi Beragama Kemenko PMK (Thomas Siregar), Sekretaris Ditjen Bimas Buddha (Nyoman Suriadarma), Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha (Supriyadi), Direktur Urusan Agama Hindu (Trimo), Perwakilan Pemda Provinsi DIY, Perwakilan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, selanjutnya hadir secara dari perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian BUMN, Pemda Provinsi Jawa Tengah.

 

 


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Tim Humas
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait