Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Pengelolaan SMB Berwawasan Kebangsaan, Supriyadi Harus Memiliki Integritas.

Selasa, 19 Maret 2019
Kategori : Berita

Wawasan kebangsaan penting dilaksanakan bahkan dari usia dini, seperti Sekolah Minggu Buddha. Dalam mencapai melaksanaan pengelolaan SMB yang berwawasan kebangsaan guru dan pembina SMB meski memiliki integritas.

“Guru dan pengelola SMB berwawasan kebangsaan harus memiliki integritas,” ucap Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Supriyadi saat pembinaan Guru dan Pembina Sekolah Minggu Buddha, Jayapura-Papua, Jumat (16/3). 

Para Guru SMB diharapkan Supriyadi bisa menjadi pribadi yang memiliki integritas, tidak hanya sekedar menangkal Hoax.

“Guru SMB harus dapat menangkal pembenaran-pembenaran yang menjadi kebenaran,” tegas Supriyadi.

Dengan berintegritas guru SMB kita bisa mendidik dan menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter. Hal tersebut juga generasi yang dihasilkan berkualitas dan memiliki daya saing. 

“Dengan adanya pembinaan dari Ditjen Bimas Buddha terhadap guru SMB dan pembina SMB di Papua diharapkan seluruh pengelolaaan SMB di Provinsi Papua dapat memiliki konsep berwawasan kebangsaan.,”ujar Supriyadi.

Selain itu Supriyadi mengingatkan bahwa harus tidak malu untuk menjadi orang yang berbeda, sepertinya halnya ASN Kemenag RI,  untuk bisa mencapai 5 budaya kerja ASN Kementerian Agama : Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab dan Keteladanan. 

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pembimas Buddha Provinsi Papua,   Penyelenggara Buddha, Tokoh Agama dan pembina SMB di Provinsi Papua.


Sumber
:
Penulis
:
eddwin
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait