Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
Umat Buddha Desa Batin Suir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, merayakan Hari Kathina untuk pertama kalinya.

Kathina Perdana di Desa Batin Suir, Menguatkan Pembinaan Umat Buddha di Wilayah 3T

Jumat, 30 Oktober 2026
Kategori : Berita

Kepulauan Meranti (Bimas Buddha) – Untuk pertama kalinya, masyarakat Buddhis Desa Batin Suir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, merayakan Hari Kathina. Perayaan yang dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kehidupan spiritual umat sekaligus menumbuhkan harapan akan keberlanjutan pelayanan dan pembinaan keagamaan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Perayaan dan puja bakti berlangsung sederhana dalam suasana penuh kebersamaan di balai desa yang merupakan fasilitas umum masyarakat Suku Akit setempat. Bagi umat Buddha Desa Batin Suir, kegiatan ini bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga kesempatan untuk beribadah bersama dan mempererat kebersamaan.

Di tengah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan tantangan geografis, kehadiran pelayanan keagamaan menjadi penting untuk memastikan pembinaan umat dapat menjangkau masyarakat di wilayah 3T secara berkelanjutan.

Penyelenggara Bimas Buddha Kabupaten Kepulauan Meranti, Metawati, menyampaikan bahwa kerja sama melalui nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara STIAB Jinarakkhita, Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), dan Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti pada 2025–2026 telah berkontribusi terhadap peningkatan layanan pendidikan, kaderisasi generasi Buddhis, dan pembinaan umat di wilayah terpencil.

“Besar harapan kami agar kerja sama ini tidak hanya menjadi bentuk kemitraan secara kelembagaan, tetapi juga terus tumbuh menjadi sinergi positif dan berkelanjutan dalam memperkuat kaderisasi, meningkatkan kapasitas SDM, serta memperluas jangkauan pelayanan dan pembinaan umat Buddha di Kepulauan Meranti,” ujar Metawati.

Upaya pembinaan ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIAB Jinarakkhita Lampung, Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Sangha Agung Indonesia (SAGIN) Setwil Riau, PD MBI Provinsi Riau, PC MBI Kabupaten Kepulauan Meranti, Wihara Buddha Dharma dan Wihara Patria Dharma Selatpanjang, serta program Upaya Prajna Foundation.

Sinergi pemerintah, lembaga pendidikan keagamaan, organisasi Buddhis, Sangha, rumah ibadah, dan yayasan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan kegiatan keagamaan, tetapi berlanjut melalui penguatan kaderisasi, peningkatan kapasitas SDM, serta perluasan akses pendidikan dan pembinaan umat.

Perayaan Kathina perdana ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kehidupan spiritual dan kemandirian masyarakat Buddhis Desa Batin Suir. Dengan dukungan Ditjen Bimas Buddha dan berbagai pihak, pelayanan keagamaan diharapkan semakin berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh umat Buddha, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah 3T.

Sementara itu, Ketua MBI Kabupaten Kepulauan Meranti, Ali Alatas, menyampaikan bahwa kehadiran Sangha Agung Indonesia (SAGIN) Setwil Riau, PD MBI Provinsi Riau, PC MBI Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan bentuk komitmen untuk terus memberikan penguatan dan pembinaan kepada umat Buddha, khususnya masyarakat yang berada di wilayah terpencil. Menurutnya, umat membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan agar kehidupan keagamaan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Kami hadir untuk memberikan penguatan dan pembinaan kepada umat Buddha. Harapannya, melalui kebersamaan dan sinergi yang terus terjalin, umat semakin memiliki semangat dalam menjalankan kehidupan beragama, memperkuat persaudaraan, serta mampu menjaga dan mengembangkan kehidupan Buddhis di Desa Batin Suir secara mandiri dan berkelanjutan,” sebut Ali Alatas.


Sumber
:
Penyelenggara Buddha Kabupaten Kepulauan Meranti
Penulis
:
Dwiyana Mettasari
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait