Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Dorong Penguatan Kualitas dan Profesionalisme, PPABDI Gelar Pembinaan ASN Penyuluh Agama Buddha

Senin, 13 April 2026
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) — Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia penyuluh agama Buddha, Perkumpulan Penyuluh Agama Buddha Dhammaghosaka Indonesia (PPABDI) menyelenggarakan kegiatan pembinaan ASN Penyuluh Agama Buddha dengan tema “Mengembangkan Kualitas Unggul (Sappurisa Dhamma) untuk ASN Penyuluh Agama Buddha yang berAKHLAK”.

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring dengan melibatkan penyuluh agama Buddha dari seluruh wilayah di Indonesia.

Dirjen Bimas Buddha Supriyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan antar penyuluh di Indonesia.

Pihaknya mengungkapkan bahwa peran penyuluh sangat strategis sebagai penyampai pesan-pesan Dhamma kepada masyarakat. Dalam analoginya, penyuluh diibaratkan sebagai “speaker” yang menyampaikan suara, yang kualitasnya sangat ditentukan oleh dukungan “repeater” dan “operator”.

“Sering orang mengatakan penyuluh itu adalah speakernya. Speaker itu tergantung dari repeater-nya dan repeater itu tergantung dari operator-nya. Artinya bahwa disinilah perlu ada sebuah kolaborasi yang wajib dibangun bersama-sama antara institusi Ditjen Bimas Buddha selaku operator-nya dan kemudian PPABDI selaku repeater-nya dan para penyuluh anggotanya adalah speaker-nya,” ungkap Dirjen, Kantor Kemenag Pusat,  Senin (13/04/2026).

Lebih lanjut, Dirjen mengingatkan bahwa siklus hari besar keagamaan Buddha seperti Hari Magha Puja, Hari Raya Waisak, dan Hari Asadha menjadi momentum penting yang membutuhkan kehadiran aktif para penyuluh agar nilai-nilai Dhamma terus hidup dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Dirinya juga menekankan pentingnya menjadikan semangat pengabdian sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas, sejalan dengan core values ASN berAKHLAK, khususnya berorientasi pada pelayanan.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama, M Zain menjelaskan bahwa sejatinya semua ASN bekerja secara produktif dan efisien. Dan penyuluh agama sebagai pelayan umat haruslah bekerja dengan memanfaatkan teknologi AI. Dan tolong pastikan semua layanan publik secara digital (Online system).

“Mendeliver seluruh layanan publik dengan digital, online system,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bimas Buddha Triroso menyebut bahwa kegiatan  ini merupakan dukungan bagi para penyuluh Agama Buddha untuk peningkatan kompetensi dan kinerja  dalam melaksanakan tugas melayani umat Buddha.

Ketua PPABDI, Sri Kuncoko Weni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme ASN penyuluh agama Buddha.

Weni  menjelaskan bahwa tema yang diangkat merefleksikan pentingnya integrasi antara nilai-nilai ajaran Buddha dengan core values ASN, guna mewujudkan penyuluh yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

“Nilai Sappurisa Dhamma mengajarkan kita untuk memahami kebenaran, bertindak dengan kebijaksanaan, serta memiliki keteguhan moral. Nilai ini selaras dengan semangat ASN berAKHLAK dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh agama Buddha dapat terus meningkatkan kualitas diri serta memperkuat peran strategisnya dalam menyebarluaskan nilai-nilai Dhamma, guna mendukung terwujudnya kehidupan beragama yang harmonis di Indonesia.

 

Kotributor :

Dwiyana Metta

Vividha Jati


Sumber
:
Tim Humas
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait