Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Doa Kebangsaan di Monas, Umat Buddha Panjatkan Doa dan Harapan bagi Indonesia yang Maju dan Harmonis

Minggu, 02 Agustus 2026
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) --- Sekitar seribu umat Buddha turut berpartisipasi dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebanagsaan yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dihadiri Menteri Agama, para tokoh lintas agama, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta ribuan masyarakat dari berbagai daerah yang bersama-sama memanjatkan doa demi persatuan, kedamaian, dan kemajuan bangsa.

Doa Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dalam keberagaman sekaligus meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Perwakilan dari enam agama di Indonesia secara bergantian memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing sebagai wujud ikhtiar bersama memohon keberkahan bagi Indonesia.

Mewakili umat Buddha, doa dipimpin oleh Bhikkhu Bhadranata Thera. Dalam doa yang dipanjatkannya, Bhikkhu Bhadranata Thera mengajak seluruh umat untuk mensyukuri perjalanan bangsa Indonesia yang telah memasuki usia ke-81 tahun serta menjadikan kemerdekaan sebagai amanah untuk terus diisi melalui karya, pengabdian, dan kebajikan.

"Pada hari yang penuh rasa syukur ini, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami menghaturkan puja dan doa dengan hati yang tulus. Delapan puluh satu tahun perjalanan bangsa merupakan anugerah yang patut kami syukuri sekaligus amanah yang harus kami isi dengan karya, pengabdian, dan kebajikan. Dengan semangat persatuan dalam keberagaman, semoga bangsa Indonesia terus melangkah maju menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan kehidupan yang semakin adil, damai, dan sejahtera bagi seluruh rakyat." ungkapnya

Tak hanya itu, Bhikkhu Bhadranata Thera juga berharap agar semangat persaudaraan dan gotong royong terus tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Indonesia sebagai fondasi dalam membangun bangsa.

"Semoga semangat kerukunan, toleransi, persaudaraan, dan gotong royong semakin bertumbuh di tengah keberagaman bangsa. Kiranya seluruh rakyat Indonesia, tanpa membedakan suku, agama, ras, budaya, maupun golongan, senantiasa hidup saling menghormati, saling menolong, serta bersatu hati dalam membangun Indonesia yang semakin maju, rukun, berdaulat, adil, dan makmur." harapnya

Semangat yang sama juga dirasakan oleh umat Buddha hadir, salah satunya yaitu Edi Priyono. Edi berharap peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk semakin memperkokoh persatuan bangsa melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.

"Harapannya Indonesia ini semakin kokoh, semakin kuat, semakin berdukung ya tentunya berdasarkan ajaran nilai-nilai Pancasila." tuturnya penuh harap

Pada kesempatan yang sama, Jati Mariyati umat Buddha dari Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bukti persatuan dan kebersamaan antar umat beragama.

"Dengan Doa Kebangsaan menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini semoga negara Indonesia semakin makmur, semakin bersatu, rukun dan damai di tengah keberagaman.

Pelaksanaan Doa Kebangsaan di Monas berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Meskipun dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai agama, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat lancar, tertib, aman, dan kondusif. Kebersamaan yang terbangun dalam doa menjadi wujud nyata harmoni antarumat beragama sekaligus memperkuat optimisme untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil, dan makmur.


Sumber
:
Tim Humas
Penulis
:
Meta Setiya W
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait