Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Supriyadi Ajak ASN Bimas Buddha Punya Tanggungjawab, Kinerja dan Kemampuan dalam Melaksanakan Tugas.

Minggu, 26 Februari 2023
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) ----- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha mengajak seluruh jajaran Bimas Buddha berkewajiban untuk menjadi pegawai yang punya tanggungjawab, punya kinerja dan punya kempuan dalam melaksanakan tugasnya.

Hal tersebut disampaikan Supriyadi saat buka Rembuk Umat Buddha Indonesia yang dihadiri oleh 185 Pejabat pusat dan daerah serta tokoh pimpinan majelis agama Buddha, Sabtu (25/02/2023).

Dirjen menyebut kita semua untuk mengubah mainsite dalam bekerja “Maka itulah diperlukan sikap dan perilaku khususnya mengubah mainsite yang selama ini terlihat  kaku maka kedepan  lebih lincah dan mudah bertemu dan bergaul dengan masyarakat,” terangnya.

Dihadapan peserta Dirjen kembali menyampaikan lima arahan Menteri Agama yakni peningkatan profesionalitas ASN, komitmen anti korupsi, untuk selalu merespon cepat penanganan isu di masyarakat, realisasi anggaran program prioritas yang akuntabel, tahun kerukunan umat beragama.

Dalam kesempatnya Dirjen juga menjelaskan tantangan yang dihadapi Ditjen Bimas Buddha diantaranya peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang ajaran Buddha, partisipasi dan keterlibatan masyarakat Buddha dalam kegiatan keagamaan dan kebudayaan, permasalahan internal dalam Organisasi Keagamaan Buddha (OKB), diskriminasi atau intoleransi terhadap agama Buddha, pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan ekonomi.

Langkah strategisyang dilakukan menurut Dirjen yakni dengan melakukan optimalisasi peran struktur di daerah dalam percepatan SIORI, penguatan moderasi lembaga keagamaan Buddha, peningkatan sosialisasi dan desiminasi dana paramita, dan program One Day One Content pagi penyuluh agama Buddha.

Dengan langkah  strategis Supriyadi berharap dapat peningkatan peran dan fungsi rumah ibadah agama Buddha (RIAB), Optimalisasi peran lembaga keagamaan Buddha dalam desiminasi moderasi beragama, ASN Bimas Buddha Smart dan memiliki Core Value BerAHKLAK optimalisasi layanan urusan agama dan pendidikan agama dan keagamaan.

Pelakanan Rembuk Umat Buddha Indonesia dilaksanakan selama 3 hari dengan menghadirkan nara sumber dari DPRRI dan Staf khusus Menteri Agama, dan semua peserta mengikuti sidang komisi membahas terkait framing Candi Borobudur, Gerakan Nasional Dana Paramita, membangun jaring pengaman umat Buddha Indonesia, rumah ibadah moderasi.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait