Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Potret Moderasi Beragama di Desa Ambaipua Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Propinsi Sulawesi Tenggara.

Jumat, 07 April 2023
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) -------------- Banyak cara dapat dilakukan dalam membantu sesama untuk menjalin rasa kebersamaan dalam kehidupan di masyarakat.

Adalah Alexander Tanjaya seorang pengusaha dan juga tokoh Agama Buddha yang telah membangun Masjid Rahmatan Lil Alamin di Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Alexander Tanjaya mengatakan bahwa membangun masjid karena panggilan hati Nurani.

“Saya merasa tergugah dan terpanggil ketika melihat beberapa warga masyarakat setempat yang akan menunaikan ibadah sholat magrib berjalan kaki kurang lebih satu sampai dua kilometer ke desa tetangga dengan membawa kitab suci Alquran, sajadah, serta tasbih,” jelasnya melalui sambungan telephone tanggal (7/4/2023).

“Selanjutnya kami berunding kepada Kepala Desa dan warga untuk membantu pembuatan masjid dengan waktu pembuatan kurang lebih 1 tahun,” sambungnya.

Menurutnya dengan adanya tempat ibadah akan semakin memudahkan semua warga muslim untuk mendekatkan dirinya kepada Tuhan.

“Dengan dibangunnya masjid ini otomatis bahwa Kota Kendari ini khususnya Sulawesi Tenggara merupakan kota yang majemuk dengan semakin meningkatkan nilai nilai toleransi di daerah ini dan tingkat kerukunannya semakin tinggi,” harap Alexander Tanjaya.

Hidup ini lanjut Alexander Tanjaya harus berbagi dengan sesama tanpa membedakan suku, ras, agama ataupun antar golongan.  Dengan dibangunnya masjid ini bisa membangkitkan minat dan  rasa peduli serta rasa taqwa dari masyarakat untuk semakin meningkatkan dirinya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara Gino melalui sambungan telephone (7/4/2023) menyampaikan apresiasi walaupun pelaksanaan pembangunan masjid sudah terlaksana pada tahun 2019.

“Kami sebagai Pembimas sangat bangga apalagi tahun 2022 Bapak  Alexander Tanjaya telah mendapatkan Piagam Penghargaan atas dedikasinya sebagai Tokoh Pelopor Moderasi beragama di Provinsi Sulawesi Tenggara yang diserahkan langsung oleh Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang Kemenag RI dan didampingi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Pembimas berharap ini menjadi motivasi buat kita semua untuk selalu berbuat baik kepada siapapun tanpa memandang suku, ras dan agama, tetapi semua atas dasar kasih dan penuh rasa kemanusiaan. Sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya jadi hidup ini benar benar bermanfaat dan berarti bagi orang lain.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait