Top
    buddhasisfo@kemenag.go.id
(021) 3810671
Puslitbang LKKMO Gelar Persiapan Omnibus Riset dan Survei Zona Integritas

Nyoman: Mengajak Pimpinan Organisasi/Lembaga Keagamaan Saling Bersinergi dan Kolaborasi

Selasa, 15 Maret 2022
Kategori : Berita

Jakarta  (Humas Buddha)  --------------  Untuk pertama kalinya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha selenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembanguan Keagamaan Buddha Tingkat Nasional secara daring dan luring, Selasa 15/03/2022.

Plt. Dirjen Bimas Buddha Nyoman Suriadarma mengajak segenap pimpinan organisasi/lembaga keagamaan Buddha di Indonesia untuk saling bersinergi dan kolaborasi membangun umat.

Lebih lanjut Nyoman menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Musrenbang ini nantinya aka nada sidang komisi yakni  perlu dipekirkan terkait pendidikan Dhammasekha dan kelanjutannya,  tenaga pendidik, pembanguanan ekonomi umat dan dapat dirumuskan dari masing masing unit untuk merumuskan bagaimana cara pemberdayaannya.

Nyoman Suriadarma menambahkan bahwa tahun 2023 Ditjen Bimas Buddha akan memprioritaskan anggaran untuk optimalisasi pemanfaatan candi Borobudur, Pemenuhan Tenaga Pendidik, Penyuluh PNS dan Non PNS, Pembangunan Dhamasekha, Rumah ibadah, Pelatihan, Bantuan sinergitas umat, Penguatan identitas, Bantuan pelestarian budaya Buddhis, Strategi penyelamatan eksistensi Klenteng dan Bantuan lainnya.  

Ketua Umum PERMABUDHI Philip.K.Wijaya menyambut baik Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Keagamaan Buddha Tingkat Nasional 2022. Menurutnya kegiatan ini juga dapat memperkuat moderasi beragama di kalangan umat Buddha Indonesia.

"Selain memperkuat Moderasi Beragama, tema yang diusung dalam kegiatan Musrembang ini sangat tepat yaitu tentang tugas utama melayani umat Buddha Indonesia. Kami berharap Musrembang dapat menjadi ajang koborasi dan sinergi umat Buddha dalam membangun negeri,"ujar Philip.

Senada dengan Ketua Umum WALUBI  Hartati Murdaya yang beraharap Musrenbang Keagamaan Buddha Tingkat Nasional 2022 menghasilkan program dan kebijakan pada pembangunan bidang keagamaan Buddha di Indonesia.

Dalam kesempatannya Hartati Murdaya berharap Umat  Buddha harus sadar sebaiknya bersatu saja dan perbesar amal dan kebajikan sesuai denga apa yang diajarkan oleh Sang Buddha, agar memperoleh karma baik, hidup beruntung sehat lahir batin dan murah rezekiserta panjang umur.

Lebih lanjut Hartati Mudaya menyampaikan dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Keagamaan Buddha dikelompokkan kedalam 3 komisi yakni: Komisi Pendidikan Agama dan Keagamaan Buddha, Komisi Urusan Agama Buddha dan Komisi Manajemen dan pelayanan masyarakat yang ramah, simpatik juga efektif

Hadir dalam Pembukaan Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembanguan Keagamaan Buddha Tingkat Nasional Pembimas Budha, Perwakilan dari Anggota Sangha, Buddha,  Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha, Ketua Sekolah Tinggi Agama Buddha, Tokoh Agama Ketua Majelis, Kasi dan Penyelenggara Buddha serta tamu undangan lainnya.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Tim Humas
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait