Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

ASN Bimas Buddha Ikuti Pembukaan HAB ke-80 dengan Semangat Kebersamaan dan Ekoteologi

Senin, 08 Desember 2025
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) — Aparatur Sipil Negara (ASN) Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha turut serta dalam kegiatan Senam Kesegaran Jasmani yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, pada Senin (8/12/2025).  Kegiatan ini menandai pembukaan rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026.

HAB Ke-80 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Puncak peringatannya akan dilaksanakan pada 3 Januari 2026 melalui upacara serentak di kantor Kementerian Agama, baik di pusat maupun daerah.

?Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan penekanan khusus pada penguatan ekoteologi. Menurutnya, program ekoteologi yang telah berjalan selama satu tahun terakhir semakin dipahami oleh masyarakat dan kini menjadi perhatian global.

 “Hari ini, dunia sudah mulai menggunakan ekoteologi. Ini menunjukkan bahwa Kementerian Agama telah berada on the right tracking," ujar Menag.
Terkait tema HAB Ke-80, Menag menjelaskan makna yang terkandung di dalamnya. “Umat dalam bahasa Hebrew itu adalah cinta kasih. Rukun adalah sebuah subsistem yang jika tidak ada kekompakan di dalamnya, maka totalitas sistem yang sedang dibangun akan terpengaruh secara signifikan. Tujuan akhir dari kerukunan dan sinergi ini adalah terwujudnya kedamaian dan kemajuan bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk menjaga kekompakan dan menumbuhkan sinergi, serta mendoakan korban musibah yang terjadi di Sumatera sebagai wujud solidaritas lintas umat beragama.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menyampaikan bahwa HAB Ke-80 juga menjadi momentum pencanangan ekoteologi in action. ASN Kemenag diimbau untuk meminimalisir, bahkan meniadakan, penggunaan plastik sekali pakai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Rangkaian peringatan HAB Ke-80 tahun ini akan dilaksanakan secara sederhana sebagai wujud empati atas musibah yang menimpa masyarakat di Pulau Sumatera.

Kontributor: Dwiyana Mettasari


Sumber
:
Tim Humas
Penulis
:
A Wardiyanto
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait