Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Ribuan Umat Buddha Mengikuti Perayaan Dharmasanti Waisak Bersama 2568 BE/ Tahun 2024

Senin, 10 Juni 2024
Kategori : Berita

Kubu Raya (Bimas Buddha) ---------- Ribuan umat Buddha Provinsi Kalimantan Barat mengikuti Perayaan Dharmasanti Waisak Bersama 2568 BE/ Tahun 2024.

Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi menyampaikan ucapan terima kasih kepada umat Buddha dan tamu undangan yang hadir, "Terimakasih kepada Bapak Pj. Gubernur telah membawa kemajuan umat Buddha di Provinsi Kalimantan Barat,” ungkapnya.  

“Demikian pula Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat yang terus memberikan motivasi bagi seluruh umat Buddha untuk senantiasa mengembangkan dirinya menjadi manusia-manusia yang mampu untuk duduk sama rendah berdiri sama tinggi. Saling menghormati dan menghargai di antara semua umat beragama di Provinsi Kalimantan Barat,” lanjut Supriyadi. 

Dirjen mengatakan bahwa hari ini kita memperingati hari Waisak untuk yang kesekian kalinya. “Tentu peringatan ini yang setiap tahun kita selenggarakan, namun peringatan kali ini saya yakin bukan karena rutinitas semata, tapi karena semangat untuk keberagaman yang ingin ditunjukkan yang diwujudkan di Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya pada Minggu (09/06/2024).

Dalam kesempatannya Dirjen juga menyebut tema yang diusung pada Waisak tahun 2024 yakni Kesadaran Keberagaman Jalan Hidup Luhur, Harmonis, dan Bahagia. “Semoga dengan tema ini kita umat Buddha menunjukkan walaupun masyarakat berbeda-beda, walaupun agama Buddha terdiri dari berbagai macam aliran, majelis yang ada namun sesungguhnya nilai yang wajib kita kembangkan hanyalah satu yaitu ajaran Sang Buddha,” jelas Dirjen

Sementara Pj. Gubernur Kalimantan Barat, Dr. H. Harisson, M.Kes. dalam kesempatan hadir secara langsung menyampaikan ucapan selamat Waisak 2568 BE tahun 2024, ‘Semoga berkah keyakinan dan kebijaksanaan menghiasi kehidupan kita semua,” ucapnya. 

Menurutnya peringatan hari raya Tri Suci Waisak pada tahun ini telah menetapkan tema "Kesadaran Keberagaman Jalan Hidup Luhur, Harmonis dan Bahagia, tema ini mencerminkan aspirasi kita untuk mewujudkan masyarakat yang lebih damai dan harmonis melalui pemahaman dan penghargaan terhadap keberagaman,” lanjut Gubernur.

Dr. H. Harisson, M.Kes menambahkan bahwa keberagaman adalah ciri khas dari masyarakat kita yang terdiri dari berbagai suku agama ras dan golongan. Pemahaman dan penghargaan terhadap keberagaman ini adalah kunci untuk menciptakan suasana damai dan harmonis. Ini berarti menghargai kontribusi setiap individu dan kelompok dan mengakui bahwa keberagaman adalah kekuatan bukan kelemahan.

Kesadaran bahwa bangsa ini lanjut Pj. Gubernur kaya akan keragaman sangat penting untuk merawat harmoni dan kerukunan, sebab kerukunan adalah prasyarat pembangunan masyarakat, dimana setiap orang merasa dihargai dan dihormati.

“Melalui pemahaman ini kita dapat mewujudkan masyarakat yang lebih damai dan harmonis serta memberi suasana bahagia bersama keluarga,” pungkasnya.

Ketua Panitia Dharmasanti Waisak, Pandita Supriadi menyampaikan bahwa terselenggaranya Dharmasanti atas kerja sama lintas majelis dan organisasi kepemudaan. Rangkaian kegiatan Waisak diawali dengan bakti taman makam pahlawan, bakti sosial, donor darah, lomba tari kreasi,  lomba mewarnai dan puncaknya adalah Dharmasanti Waisak.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait