Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Pendoa Buddha Ricky Cangniago Memimpin Doa Bersama dalam Acara Pemilove

Selasa, 13 Februari 2024
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) --------- Ribuan pemuda lintas agama lakukan doa bersama dan membacakan deklarasi bertekad untuk mendukung pelaksanaan pemilihan umum yang jujur, adil, rahasia, serta damai dan penuh cinta kasih pada Pemilihan Umum, 14 Februari 2024.

Doa dan deklarasi dilakukan saat acara ‘Pemilove, Doa Bersama untuk Pemilu Damai’, yang berlangsung di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Agama ini diikuti kurang lebih 3.000 peserta, terdiri atas para remaja, pelajar, mahasiswa, dan santri. Hadir juga, para pemuda perwakilan organisasi kepemudaan lintas iman, serta para tokoh pimpinan organisasi masyarakat dan organisasi keagamaan dari enam agama di Indonesia. 

Acara ini dimulai dengan pembacaan doa oleh enam pelajar lintas iman. Masing-masing pelajar membacakan doa sesuai dengan keyakinannya yakni Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Khonghucu, dan salah satunya Ricky Cangniago, pendoa yang mewakili pemilih pemula beragama Buddha yang merupakan Dewan Pendiri Perkumpulan Pelajar Buddhis Jakarta dan Juara 2 Dhammapada LPTG Nasional 2023.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki menyampaikan, Kemenag dengan penuh kesadaran menggelar doa bersama ini untuk mengetuk pintu langit dan mengajak semua pihak menyukseskan Pemilu pada 14 Februari 2024.  "Semua pihak berkewajiban menyukseskan pemilu yang akan datang, tidak hanya KPU, Bawaslu, para petugas KPPS di lapangan, tapi semua pihak, termasuk para adik pelajar, mahasiswa, dan pemuda. Semua wajib menyukseskan pemilu," kata Wamenag Saiful Rahmat Dasuki di Jakarta, Senin (12/2/2024).

Menurutnya kesuksesan pemilu 2024 antara lain ditentukan oleh tingkat partisipasi para pemilih pemula. Karenanya, perlu upaya agar para pemilih muda melek politik kebangsaan. Indonesia akan memasuki fase bonus demografi dan pemuda menjadi andalan yang diharapkan.

Lebih lanjut Wamen mengatakan Pemilu bertepatan hari kasih sayang. Di hari kasih sayang, kita menyatakan cinta dengan tinta. Dengan hadir di tiap TPS tempat kita terdaftar sebagai pemilih. Tinta yang menandakan kita menjadi bagian yang sudah menyukseskan pemilu 2024, sekaligus menjadi bukti cinta kita kepada negara.

Wamenag juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan politik dalam pesta demokrasi jangan sampai merusak persaudaraan antaranak bangsa. "Perbedaan politik itu hal biasa tapi persaudaraan harus selamanya. Hadapilah pemilu dengan damai, sukacita, dan dengan senang hati," pesan Wamenag.

Selain doa bersama, acara ini juga dimeriahkan oleh penyanyi Olivia Pardede, penceramah Habib Husein bin Ja'far Al Hadar dan influencer Onadio Leonardo.

Tampak hadir dalam acara Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Agama, Jajaran Eselon I dan II, Tokoh Agama,  Ketua Umum DPP Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) YM. Bhante Dhammavuddho Thera/Victor Jaya Kusuma, S.Kom., M.M., BKP dan Wakil Ketua Umum DPP KCBI Karuna Murdaya, B.Sc., M.C.P. serta tamu undangan lainnya.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait