Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Menjelang Peresmian Sikkhapana, Dirjen Bimas Buddha Tekankan Dampak Nyata bagi Umat

Sabtu, 04 Juli 2026
Kategori : Berita

Palangka Raya (Bimas Buddha)—— Menjelang peresmian Sikkhapana pertama di Kalimantan Tengah, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Supriyadi, dalam bincang santai bersama umat menegaskan bahwa Sikkhapana merupakan tempat untuk berlatih kebijaksanaan dan memperdalam Buddha Dhamma.

“Sikkhapana harus mampu memperkuat saddh? (keyakinan) umat kepada Buddha Dhamma serta melahirkan pribadi-pribadi yang berakhlak, bijaksana, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujarnya pada Jumat (3/7/26).

Dirjen juga mengingatkan agar keberhasilan pembinaan umat tidak hanya diukur dari jumlah umat Buddha atau banyaknya kegiatan yang diselenggarakan. Menurutnya, yang menjadi penting adalah dampak nyata bagi masyarakat melalui meningkatnya kualitas kehidupan beragama.

Sikkhapana diharapkan menjadi pusat pembinaan untuk memperkuat ketahanan keluarga Buddhis, menumbuhkan semangat kebersamaan, melahirkan generasi yang memahami dan mengamalkan Dhamma, serta mendorong umat untuk berkontribusi bagi kehidupan sosial juga kerukunan di Kalimantan Tengah.

Ia mengajak umat menjadikan Sikkhapana sebagai ruang belajar, berlatih, dan memupuk kebajikan, bukan sekadar tempat berkumpul atau merayakan euforia.

Kendati diguyur hujan lebat, umat Buddha tetap khidmat mengikuti pendarasan paritta suci dan pelimpahan jasa yang dipimpin oleh YM. Bhikkhu Sri Subhapanno Mahathera bersama para anggota Sangha.

Doa syukur tersebut menjadi ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan Sikkhapana yang telah berlangsung sejak 2021 hingga 2026. Kehadiran umat yang tetap bertahan di tengah hujan menjadi wujud semangat kebersamaan dalam menyambut hadirnya sarana pembinaan Buddha Dhamma di Kalimantan Tengah.

 


Sumber
:
Tim Humas
Penulis
:
A Wardiyanto
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait