Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Bimas Buddha Siapkan Strategi Capaian Anggaran dan Penerapan Tata Kelola Kerja Baru.

Rabu, 12 April 2023
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) -------- Dalam upaya mendukung percepatan realisasi anggaran tahun 2023 Ditjen Bimas Buddha lakukan rapat pembahasan anggaran.

Untuk memaksimalka percepatan anggaran rapat yang langsung dipimpin oleh Dirjen Bimas Buddha Supriyadi dilakukan dua kali yakni Sekretariat dan Direktorat Urusan dan Pendidikan Agama Buddha dengan waktu pelaksanaan tanggal 11 dan 12 April 2023.

Dalam kesempatnnya Supriyadi kembali mengingatkan capaian realisasi anggaran 2023 untuk semester pertama dapat menyapai 70 %. Namun pada Satker Eselon I pusat masih adanya blokir AA dan akan dilakukan tinjauan atau riview atas beberapa aktivitas yang telah dikerjakan.

“Sampai di bulan juni ini sudah memperkirakan bahwa akan dapat merealisasikan sesuai dengan target yang sepakati bersama dan nanti dihitung dengan mengeluarkan Blokir AA sehingga kita dapat mengevalusi bersama,” ungkap Dirjen.

Dan pada semester II Supriyadi sudah mulai evaluasi program karena kita kalau bicara program bukan kegiatan lagi. Dari program itulah yang sesungguhnya kita berharap untuk pada Sekretaris, Direktur dan Kabag dapat merumuskan ukuran pencapaian program bukan level kegiatan atau out put kegiatan semata.

Pada kesempatan rapat selanjutnya Dirjen melakukan dialog kinerja terkait Peraturan Menteri Agama Nomor 72 tahun 2022 tentang organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama dengan melakukan mekanisme kerja dan tahapan tahapan sesuai dengan strutur organisasi dan pembagian peran tugas pokok dan fungsi sesuai dengan level jabatan.

“Kita akan melakukan sebuah upaya terbaik dalam proses pencapaian kinerja sebagai Aparatur Sipil Negara sesuai dengan tugas dan fungsi yang diataur pada PMA 72,” sebut Dirjen. Selain itu juga melakukan yang terbaik untuk organisasi, dalam melaksanakan tugas diharapkan mampu berkolaborasi dan profesional dengan menjunjung value ASN BerAKHLAK.

Lebih lanjut Dirjen mengarahkan bahwa dalam rangka kita mengabdikan diri sebagai aparatur Sipil Negara dilingkup Ditjen Bimas Buddha tentu secara totalitas dan berfikir untuk menunaikan tugas dan kewajibannya dan bersama-sama dengan sepenuh hati.

Dengan dialog ini Supriyadi berharap kita dapat dengan lebih memperkuat atau meningkatkan proses koordinasi dalam perubahan tata lelola yang baru, maka jalinan koordinasi itu perlu bangun, maka perlu dilakukan oleh Tim atau kelompok kerja.

Menurutnya semua pejabat membaca cascading menerjemahkan dalam bentuk pembagian kinerja yang akan dipergunakan untuk pelaporan SKP para pegawai masing-masing. Sehingga tidak ada kebingungan apa yang akan dikerjakan sesuai dengan tim pokja dan dapat melakukan kolaborasi dan koordinasi dalam melakukan tugas pokok dan fungsi.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait