Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Bimas Buddha Segera Lakukan MOU dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Jumat, 07 April 2023
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) --------- Dirjen Bimas Buddha Supriyadi bersama Ketua STABN Sriwijaya Tangerang Sapardi lakukan silaturahmi dengan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, MA, Ph.D, pada Kamis (06/04/2023).

Pertemuan berlangsung sangat ramah dilakukan dalam rangka menjalin komunikasi secara formal melalui MoU antara UIN Syarif Hidayatullah dengan Ditjen Bimas Buddha dan akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) secara teknis oleh STABN Sriwijaya Tangerang.

Supriyadi menyampaikan bahwa Ditjen Bimas Buddha telah menjalin kerja sama dengan dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta namun masih secara informal, salah satunya adalah sumbangan tenaga dan pemikiran dalam Menyusun Grand Design Pendidikan Tinggi Keagamaan Buddha.

“Kami memohon dan mengharapkan, perjanjian kerja sama nanti adalah dalam bentuk dukungan  pemenuhan sumber daya manusia (SDM) dosen dan adanya pendampingan dalam proses transpormasi perubahan bentuk menjadi Institut, mengingat STABN Sriwijaya masih kekurangan dosen yang memenuhi persyaratan untuk perubahan bentuk,” sebut Dirjen. 

Menyikapi hal tersebut  Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Asep Saepudin Jahar, MA, Ph.D, menyambut dengan baik, Rektor mengingatkan bahwa “adanya kerumitan dalam pengelolaan sebuah perguruan tinggi keagamaan, khususnya kesulitan membangun kualitas penjaminan mutunya. Sementara saat ini yang terbangun itu baru budaya mutu tridharma perguruan tinggi keagamaan yang berkarakter ke-Indonesiaan, belum menembus karakter dunia, sehingga yang perlu di bangun adalah kerjasama budaya penjaminan mutu,” jelasnya.

Lebih lanjut Prof. Asep Saepudin Jahar, MA, Ph.D, menyampaikan dalam memberikan dukungan kerjasama ini, Rektor meminta agar dibuatkan dokumen rujukan sebagai aspek legalitas dari perjanjian kerja sama ini.

“Meskipun secara generik dosen UIN telah membantu Ditjen Bimas Buddha secara informal selama ini, namun kedepan perlu ditindaklanjuti dengan kerja sama yang nyata dan kuat,” harap Rektor.

Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai perlunya dibentuk sebuah KOPERTA sebagai wadah Koordinasi antar Perguruan Tinggi Keagamaan dilingkungan Kementerian Agama dan pembentukan LAM Keagamaan sebagai Lembaga Akreditasi Mandiri Keagamaan.

Hadir mendampingi Kasubdit Pendidikan Tinggi Ditjen Bimas Buddha Sayit dan unsur pimpinan Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya Tangerang Banten.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait