Malang (Bimas Buddha) ----- Dalam mendukung program pemerintah serta sebagai wujud kerukunan dan kebersamaan antarumat beragama membantu masyarakat yang akan mudik merayakan Hari Raya Idulfitri 1477 Hijriah, Vihara Pondok Metta Lawang, Kabupaten Malang, membuka layanan tempat singgah bagi para pemudik yang melintas di jalan raya depan vihara.
Seminggu sebelumnya, pengurus vihara telah menyiapkan berbagai fasilitas layanan bagi masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman, seperti tempat istirahat yang nyaman, air minum, makanan ringan, serta area teduh untuk melepas lelah. Selain itu, disediakan pula informasi perjalanan, serta fasilitas toilet yang bersih dan terawat.
Pengurus Vihara, Awi menyampaikan bahwa hingga hari ini, Kamis, 19 Maret 2026, sudah ada beberapa pemudik yang singgah di vihara ini dan memanfaatkan fasilitas untuk beristirahat sejenak dan melepas lelah selama perjalanan.
“Kami dari pengurus vihara tetap siap menerima dan melayani para pemudik yang singgah selama perjalanan menuju kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1477 Hijriah,” sebut Awi pada Kamis (19/03/2026).
Sementara itu, perwakilan rombongan pemudik dari Semarang yang singgah di vihara, Yuni Sekar, menyampaikan bahwa pelayanan di vihara tersebut sangat baik dan ramah. “Terima kasih, kami sudah diterima dengan hangat di tempat ini. Fasilitas yang disediakan juga sangat membantu kami untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” ungkapnya.

Penyuluh Agama Buddha, Setyorini menjelaskan bahwa selama menjelang Hari Raya Idulfitri 1477 Hijriah, berbagai kegiatan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam menciptakan kelancaran arus mudik serta memperkuat nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Rini menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas penyuluh agama Buddha dalam membina umat agar senantiasa menumbuhkan nilai kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong. Melalui keterlibatan langsung dalam pelayanan kepada masyarakat, para penyuluh diharapkan dapat menjadi teladan dalam memperkuat kerukunan serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.