Jakarta (Bimas Buddha) ----- Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di kawasan Asia Tenggara. Jumlah ini menunjukkan potensi besar bagi pembangunan ekonomi nasional, namun juga menghadirkan tantangan dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menunjukkan tren positif, tantangan ketimpangan sosial dan ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah utama bagi Pemerintah.
Menjawab tantangan tersebut Ditjen Bimas Buddha melakukan Strategi Optimalisasi Dana Sosial Keagamaan Kementerian Agama dengan program pemberdayaan umat berbasis rumah ibadah melalui #bebenah berkarakter. Program ini digagas oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, dengan menanamkan nilai-nilai Produktif, Integrasi, Sinergi, Mandiri dan Akuntabel yang disebut dengan PRISMA Umat, dengan tujuan menata karakter keluarga dan komunitas secara mandiri melalui penguatan nilai-nilai positif dan keterlibatan masyarakat secara aktif sebagai pondasi kemandirian sebelum diberdayakan secara ekonomi. Bebenah berkarakter merupakan bagian penting dari program ini.
Program ini merupakan implementasi dari Instruksi Peraturan Presiden Nomor 163 tahun 2024 tentang Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan dan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Dimana salah satu tugas kementerian agama adalah mendorong peran badan pengumpul dana umat untuk optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemisinan dan penghapusan kemiskinan ektrem.
Peran lembaga dana dalam pengentasan kemiskinan ekstrem sangat strategis dan penting dalam penyaluran, pemanfatan dan pengelolaan dana yang tepat, integrasi dengan program-program pemberdayaan ekonomi. Dana tersebut diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk membantu dan melakukan pendampingan kepada umat khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial. Dengan adanya sinergi antara Pemerintah, Lembaga Keagamaan, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi umat melalui program pemberdayaan umat berbasis rumah ibadah melalui #bebenah berkarakter bertempat di Vihara Puspa Sari Maitreya Tangerang Banten.
Tahapan program meliputi sosialisasi, survey kepada umat penerima manfaat, Edukasi, Praktek berbenah rumah untuk melatih karakter umat dan pembinaan kemandirian ekonomi melalui berbagai macam pelatihan ekoenzim, pembuatan makanan vegetarian, kue dan lain-lain.
Selain program pemberdayaan umat berbasis rumah ibadah melalui bebenah berkarakter, juga dilakukan program penyaluran bantuan operasional kepada Pusdiklat Buddhis Sad Paramita di Sidikalang Sumatera Utara serta Pemberian Kelengkapan Sekolah Kepada 75 Siswa dan siswi Nava Dhammasekha Dhamma Sobhana Citta (Dusun Simpak, Parungpanjang) dan Nava Dhammasekha Paramitha (Tajurhalang).
Dengan keterlibatan lembaga dana, program pengentasan kemiskinan ekstrem dapat berjalan lebih terstruktur, terarah, dan berkelanjutan, sehingga target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai secara efektif.