Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Sriwahjuni: Penyuluh Agama Menanamkan Keyakinan (saddha) kepada Umat.

Minggu, 06 Februari 2022
Kategori : Berita

Banten (Humas Buddha) -------- Penyuluh Agama mempunyai peran penting dan strategis dalam memperkuat kehidupan beragama baik secara langsung ataupun tidak langsung  kepada masyarakat.

Kantor Wilayah Kementerian Agama melalui Pembimas Buddha Provinsi Banten Andi Delayulianto, penyuluh Agama Buddha Non PNS tahun 2022 sebanyak 126.

“Ya tahun ini penyuluh Agama Buddha Non PNS sebanyak 126 yang tersebar di Kabupaten, Kota pada Wilayah Provinsi Banten” jelasnya, Sabtu (4/2/2022).

Penyuluh Non PNS Sriwahjuni,  menyampaikan “Saya menjadi penyuluh waktu itu kalau tidak salah  tahun 2010, honor masih 150 perbulan saya ikut penyuluh belum melalui tes tapi atas rekomendasi dari Majelis,” ungkapnya.

Dan setelah ada aturan baru untuk penyuluh Non PNS harus melalui seleksi tes, saya ikut dan bisa lolos selanjutnya meneruskan pengabdiannnya sebagai Penyuluh Non PNS, tambah Sriwahjuni.

Sriwajuni menuturkan disamping menjadi penyuluh non PNS ia juga sebagai  Pandita Muda,  Guru Sekolah Minggu Buddhis (SMB)  di Vihara Mandala Wangi Arama, dan juga bergabung di organisasi Forum Umat Buddha Banten Barat, Sebagai Pandita saya melayani umat seperti pemberkatan rumah baru, pembacaan parita untuk orang sakit kemudian juga  baca paritta umat yang meninggal dunia tuturnya.

Sebagai Penyuluh Agama Buddha saya mempunyai tekad untuk memberi pemahaman dan menanamkan keyakinan (saddha) kepada generasi muda dan umat Buddha. Hal ini saya lakukan untuk merawat generasi muda dan sebagai penerus untuk tidak goyah dan selalu mengembangkan ajaran Buddha Dharma.

Hal senada di sampaikan Yurry Sugiharto bahwa ia menjadi Penyuluh Agama Buddha Non PNS mulai tahun 2016 dengan honor 300.000, dengan melakukan pembinaan di beberapa vihara, namun di masa pandemi ini penyuluhan terhadap umat Buddha melalui daring.

Dalam melakukan pembinaan dan penyuluhan Yurry Sugiharto berupaya agar umat Buddha kita semakin aktif dan bisa membaur dan mempunyai eksistensi di masyarakat luas, ungkapnya. 

Kami penyuluh Non PNS bisa berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha untuk ada peningkatan dan perhatian serius bagi kami penyuluh Agama Non PNS pungkasnya.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait