Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Potret Nava Dhammasekkha Dhamma Sobhana Citta.

Sabtu, 01 April 2023
Kategori : Berita

Bogor (Bimas Buddha) -------- Kampung Simpak merupakan wilayah Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor merupakan salah wilayah dengan 80 % penduduk beragama Buddha.

Saat pagi hari dengan suasana perkampungan yang sejuk nampak beberapa anak usia dini berangkat kesekolah yang tak jauh dari rumahnya.

Semangat anak anak usia dini untuk berangkat sekolah sekolah sangat kuat karena gedung sekolah tempat untuk bermain dan menimba ilmu sangat dekat. 

Adalah Nava Dhammasekkha Dhamma Sobhana Citta yang merupakan sekolah bercirikan Buddha dan menjadi idaman para orang tua untuk menempuh pendidikan pada usia dini.

Susi Kepala sekolah Nava Dhammasekkha Dhamma Sobhana Citta menuturkan saat ini ada 16 siswa yang belajar di sekolah ini.

“Dari tahun 2018 sampai sekarang sudah meluluskan empat angkatan dan tahun ini angkatan kelima dengan jumlah semua 16 siswa,” ungkapnya.

Susi menjelaskan di sekolah ini untuk jumlah keseluruhan Play Group 3 siswa,  TK A sebanyak 10 siswa, TK B 6 siswa, dan proses pembelajaran tiap hari Senin sampai dengan jumat, pukul 7.30 s,d 10.00.

“Kami memberikan materi kepada siswa dari masing masing angkatan dari mengenal angka, mengenal huruf, belajar menghitung, belajar membaca dan pengenalan ajaran budi pekerti dan ajaran Agama Buddha,” tutur Susi.

Disamping kegitan rutin menurut Susi, Siswa juga diajarkan mengenal pahlawan nasional mengikuti peringatan 17 agustus dan hari Kartini, juga mendalami praktek keagamaan seperti perayaan Waisak, Kathina, Asadha dan Dana Makanan kepada Bhante.  

Susi berharap agar pemerintah memperhatikan untuk sekolah di pelosok seperti di Simpak ini, karena semagat anak-anak di sini sangat bagus mereka dengan jalan kaki tetap mau sekolah dan tetap berjuang untuk masuk bersekolah.

“Saya sangat senang kalau anak anak budhis yang ada di kampung Simpak ini  jadi punya ahlak yang baik, teguh dengan iman mereka, dari awal atau kecil sampai mereka menikah tetap mejadi seorang Buddhis sejati dan berumah tanggapun iman mereka bener-bener teguh dalam menjalankan kehidupan mereka sehari-hari patuh kepada orang tua secara turun temurun sesuai Dhamma ajaran Buddha,” harapnya.

Bhante Ashin Bodhinanda menuturkan sangat mendukung adanya Nava Dhammasekkha Dhamma Sobhana Citta.

“Saya support banget dengan adanya Nava Dhammasekkha ini, karena di sini umat Buddha banyak, kita nggak punya sekolah yang bagus, mudah mudahan kedepan bisa lebih berkembang seperti sekolah lainnya, punya sekolah mandiri untuk umat Buddha di Parung panjang,” ucap Bhante.

Bhante berharap dengan adanya Nava Dhammasekkha Kampung Simpak bisa lebih paham dan mengerti apa agama Buddha, bukan hanya ngerti tapi kita praktekkan dalam kehidupan, dan keyakinannya bisa mengakar sampai mungkin generasi kedepan lebih kuat.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait