Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Pabbajja Samanera Sementara Lakukan Pradaksina Mengelilingi Candi Borobudur

Selasa, 19 Desember 2023
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) ------------ Usai pemotongan rambut, sekitar 500 calon Pabbajja Samanera menjalani prosesi pradaksina mengitari Candi Borobudur. Sebelum samanera ditahbiskan dan memberikan penghormatan kepada Sang Buddha yang berada di atas Candi Agung Borobudur, Selasa (19/12/2023).

Ketua Panitia Pabbajja Samanera Sementara MBMI 2023 Fatmawati menjelaskan pada Selasa (19/12/2023) pagi merupakan rangkaian yang paling penting. Di mana sebelum samanera ditahbiskan, kita memberikan penghormatan dengan cara berpradaksina. Dengan berkeliling tiga kali dan memberikan hormat kepada Sang Buddha yang di atas Candi Borobudur.

Prosesi ini merupakan serangkaian proses ritual atau tahapan yang dilakukan oleh umat Buddha yang tujuannya untuk berlatih menjalankan kehidupan suci, melepaskan diri dari hal-hal duniawi, dan menjalani hidup sederhana sebagai seorang pertapa.

Dalam kegiatan ini, umat dibimbing oleh Biksu Sangha membacakan ikrar pengambilan sepuluh sila dilanjutkan dengan memakai jubah samanera.

“Sebagai samanera sementara, para peserta memiliki aturan yang sama dengan samanera yang tetap. Yaitu, 10 latihan moralitas (dasa sila) dan 75 tata krama dalam kehidupan monastik (sekhiyavatta),” sebutnya.

Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Nyoman Suriadarma berharap, melalui pelatihan Pabbajja Samanera atau meninggalkan kehidupan duniawi, dapat mendorong munculnya bhikkhu-bhikkhu baru. Selain, sebagai sarana penguatan mental dan moral seseorang.

“Apalagi Pabbajja Samanera ini dapat melatih setiap orang agar mengenal kehidupan seorang pertapa. Bagaimana seseorang melepaskan hal-hal bersifat keduniawian. Ini juga salah satu bentuk pelatihan diri agar punya mental dan moral yang kuat,” terang Nyoman.

 


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait