Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Vesak Festival 2026 Hadir di Jakarta, Gaungkan Semangat Ketersalingan dan Kebahagiaan Bersama

Kamis, 04 Juni 2026
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) — Young Buddhist Association (YBA) Indonesia kembali menggelar Vesak Festival 2026 di Mall Taman Anggrek, Jakarta, pada 3–7 Juni 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Vesakha Sananda 2570 BE ini hadir dengan tema "Interbeing: Our Happiness, Our Shared Responsibility" setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Surabaya pada 27–31 Mei 2026.

Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas relevansi tema yang diangkat. Menurutnya, tema tersebut relevan dengan kondisi dunia modern yang semakin terhubung melalui teknologi, namun juga rentan memunculkan kecemburuan, prasangka, dan kemarahan. Karena itu, ajaran Buddha menjadi semakin relevan untuk membantu manusia menata pikiran dan hati sebagai fondasi dalam menciptakan kebahagiaan dan perdamaian.

“Tantangan terbesar dunia modern mungkin bukan kurangnya keterhubungan, melainkan kurangnya kesadaran dan bersyukur atas detik ini. Guru agung Gotama Buddha semakin relevan dan semakin dibutuhkan di zaman sekarang. Ia mengingatkan bahwa untuk menciptakan kebahagiaan dan kedamaian dimulai dari menata pikiran dan hati kita terlebih dahulu,” ungkap Giring.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Triroso, yang hadir mewakili Dirjen Bimas Buddha, mengapresiasi konsistensi YBA dalam menyelenggarakan Vesak Festival yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

"Ini Vesak Festival yang ketiga kalinya diselenggarakan di Jakarta. Tentu event ini setiap tahun semakin meriah dan memiliki kemajuan yang pesat. Tahun ini juga mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui rupang Buddha transparan terbesar di Indonesia,” ujar Triroso.

Triroso menilai YBA terus menghadirkan kreativitas dan inovasi dalam menyebarluaskan nilai-nilai Buddhadharma kepada masyarakat.

Ketua Panitia Vesak Festival 2026, David Nugraha, menjelaskan bahwa pemilihan tema Interbeing atau "Ketersalingan" merupakan pengingat bahwa setiap individu saling bergantung. Kehidupan manusia terbentuk dari rangkaian kontribusi banyak pihak yang seringkali tidak terlihat.

“Karena kita saling terhubung, maka kebahagiaan pun bukan hanya urusan pribadi. Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita bangun bersama. Ketika seseorang memilih untuk berbuat baik, dampaknya sering kali jauh lebih besar dari apa yang ia sadari,” jelas David.

Sejak pertama kali diselenggarakan, Vesak Festival dan YBA terus berupaya menjadi jembatan bagi masyarakat masa kini untuk mengenal nilai-nilai Buddhadharma. Melalui perpaduan antara seni, teknologi, refleksi, dan interaksi sosial, festival ini diharapkan mampu menjadi wadah perayaan Waisak yang inklusif, relevan, dan menyebarkan pesan kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Kontributor: Dwiyana Mettasari


Sumber
:
Tim Humas
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
A Wardiyanto

Berita Terkait