Top
    bimasbuddha@kemenag.go.id
+62 811-1001-1809

Dirjen Bimas Buddha Melepas Bhante Thudong Menuju Candi Borobudur.

Kamis, 11 Mei 2023
Kategori : Berita

Jakarta (Bimas Buddha) ------ Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha melepas 32 Bhante Thodong dari luar negeri yang akan menuju ke Candi Borobudur, pada Kamis (11/05/2023).

Thudong merupakan perjalanan ritual para Bhante yang dilakukan dengan berjalan kaki ribuan kilometer.  Sebelumnya mereka mulai jalan tanggal 23 Maret 2023 dari Nakhon Si Thammarat, Thailand melewati Malaysia, Singapura, dan pada tanggal 8 Mei 2023 tiba Batam.

Sebelumnya rombongan Thudong di terima oleh Dirjen Bimas Buddha di Kantor Kementerian Agama lantai 16 Jalan MH. Thamrin No. 06 Jakarta Pusat.

Dirjen menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada panitia atas kerja kerasnya sehingga kegiatan yang telah dirancang cukup lama dapat berjalan dan berlangsung dengan baik dan lancar.

Lebih lanjut Supriyadi mengatakan bahwa hubungan baik antara Indonesia dengan negara Thailand cukup baik, terakhir ada penyerahan Rupam Buddha dari Sangharaja kepada vihara di Indonesia sejumlah 2 buah. “Itulah sebagai bukti kelanjutan kerjasama yang baik antara pemerintah Thailand dan Indonesia,” ungkapnya.

“Demikian pula lanjut Dirjen pengiriman dharmaduta-dharmaduta dari Thailand ke Indonesia juga berjalan baik dan lancar, melalui dharmaduta Thailand di Indonesia (Bhante Dhammavuddho dan Bhante Wongsin), semuanya dapat dijalankan dengan baik,” lanjut Dirjen.

Kepada Para Bhante Dirjen menyampaikan semoga perjalanan penuju Candi Borobudur dapat dijalankan dengan baik dan lancar, semoga para Buddha Bodhisattva senantiasa melindungi para Bhante Dhutanga yang akan berjalan.

“Semoga tekad bapak dan ibu semua bisa menjadikan seluruh upaya itu terwujudkan harapan yang sangat baik akan dapat diraih dan dijadikan sebagai pemahaman atas kita menyambut dan memperingati Tri Suci Waisak, yang nanti di Indonesia akan dirayakan detik-detik waisak pada pukul 10.40 WIB, mudah-mudahan kita dapat melaksanakan dan mendapatkan berkah dari apa yang kita peringati dan kita rayakan,” harap Supriyadi.

Bhante Dhammavuddho  menjelaskan jaman dulu Thudong ini merupakan tradisi berjalan dimana pada jaman Sang Buddha waktu belum ada vihara, belum ada tempat tinggal para Bhante jaman itu tinggal dari hutan ke hutan, dan oleh sang Buddha para Bhante di kasih kesempatan tinggal di hutan, gunung atau gua.

“Jadi dalam setahun mereka akan berjalan seperti ini selama empat bulan untuk melaksanakan tradisi ini dan kebetulan karena di Indonesia ada Candi Borobudur bertepatan Hari Raya Waisak dan mereka jalan dari Thailand,” terangnya.

Bhante berharap  selama perjalananan mereka melatih kesabaran, karena Sang Buddha bilang kesabaran adalah praktik dhamma yang paling tinggi, meraka kena panas, hujan, dan ini juga makan satu hari satu kali dan minuman seadanya,” sebut Bhante.

Dalam kesempatannya para Bhante melakukan puja bakti di Cetiya Jambala Jaya dan menerima Pindapata dari pegawai Bimas Buddha dan pegawai lainnya dan melanjutkan perjalanan dari Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin Jakarta Pusat menuju ke Candi Borobudur dengan melewati jalan raya Bekasi, Cirebon, Semarang dan sampai di Magelang untuk mengikuti perayaan Waisak 2567 BE /2023 tanggal 4 Juni 2023.

Perwakilan Manajemen PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Emilia Eny Utari mengatakan agenda seperti ini merupakan sesuatu yang luar biasa untuk perayaan waisak tahun ini sangat berbeda sekali dengan kegiatan spiritual Thudong yang mana menjadi sesuatu yang baru dan pertama kali.

“Kami dari manajemen candi tentunya sangat memberikan apresiasi dan nanti pada saat tiba di Candi Borobudur, kami dari Manajemen, Direksi akan menyambut khusus, untuk sekaligus bisa memberikan kesempatan, melakukan puja, naik ke Candi Borobudur, nanti kita akan atur, mudah-mudahan semua apa yang menjadi harapan bhante peserta Thudong bisa mendapatkan kelancaran tiba dengan selamat, sehat selalu,” kata Emilia Eny Utari.

Dalam kesempatannya para Bhante melakukan puja bakti di Cetiya Jambala Jaya dan menerima Pindapata dari pegawai Bimas Buddha dan pegawai lainnya, secara simbolis Dirjen Bimas Buddha melepas Bhante Thudong untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Magelang.


Sumber
:
Humas Buddha
Penulis
:
Budiyono
Editor
:
Budiyono

Berita Terkait