Page 46 - Demo
P. 46


                                    27 BAB IUPAYA MENJADI BUDDHAGambar 1.16 Wirya Belajar Diganggu Adik Sumber: Dokumen Ditjen Bimas Buddha, 2025Wirya adalah anak kelas 5 SD yang rajin. Setiap sore, ia punya jadwal belajar di rumah. Ia duduk di meja belajarnya, membuka buku, dan mulai membaca pelajaran dengan serius.Wina nama adik Wirya yang sangat aktif. Wina masih TK dan suka bermain. Ia berlari-lari di ruang tamu, lalu masuk ke kamar dan mulai memanggil-manggil, \Wiryaaa... ayo main! Main masak-masakan, yuk!\Mara lalu mengirim putri-putrinya untuk menggoda Siddharta. Tapi semua godaan itu tidak menggoyahkan hati pertapa. Siddharta tetap dalam samadhi (konsentrasi mendalam). Akhirnya, Siddharta menyentuhkan ujung jarinya ke tanah dan berkata: %u201cBumi adalah saksiku bahwa aku telah berbuat bajik selama hidupku.%u201dBumi berguncang pelan. Cahaya terang menyinari Siddharta. Mara dan pasukannya menghilang. Saat itulah, Pertapa Siddharta mencapai Pencerahan Agung dan menjadi Buddha.Dari cerita di atas, apa yang dilakukan Petapa Gotama dalam upaya menghadapi tantangan? Bagaimana Petapa Gotama mengalahkan kejahatan?Mengapa Petapa Gotama tidak takut sama sekali?Bagaimana cara mencapai pencerahan?Bacalah dengan suara yang lantang!Wirya yang Tetap TenangApa yangKalian PahamiAyo Jalani
                                
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50