Page 45 - Demo
P. 45
Buku SiswaPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V 26Menghadapi MaraKalian pernah diganggu saat belajar? Bagaimana perasaan kalian? Berikut ini cerita tentang Petapa Siddharta tetap tenang. Ayo, baca bersama!Gambar 1.15 Petapa Siddharta dan MaraSumber: Dokumen Ditjen Bimas Buddha, 2025Setelah bertahun-tahun bertapa dan mencari kebenaran sejati, Petapa Siddharta duduk bersila dengan tenang di bawah Pohon Sala Kembar. Dalam keheningan malam itu, ia bertekad kuat; %u201cWalaupun daging dan tulang ini hancur, aku tidak akan bangkit sebelum menemukan kebenaran sejati.%u201dTiba-tiba langit menjadi gelap, angin berhembus kencang, mara si raja kegelapan datang dengan pasukan penuh kebencian dan ketakutan. Ia ingin menggagalkan Siddharta mencapai Pencerahan. Mara menyerang dengan mengirim badai dan hujan lebat, mengutus makhlukmakhluk menyeramkan, dan membisikkan keraguan dan rasa takut.Namun Siddharta tetap diam dan tenang. Dengan pikiran yang jernih dan penuh kasih, ia tidak melawan dengan kekerasan. Ia mengalahkan Mara dengan kekuatan batin, kebijaksanaan, welas asih, dan ketenangan.Pembelajaran 5Ayo Pahami

