Page 91 - Demo
P. 91
Buku SiswaPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V 72Apa yangKalian Pahami1. Siapakah Devadatta dan mengapa ia iri kepada Sang Buddha?2. Apa yang dilakukan Devadatta terhadap gajah Nalagiri?3. Bagaimana cara Sang Buddha menenangkan gajah Nalagiri yang sedang marah?4. Apa yang akan kamu lakukan jika ada teman yang iri kepadamu atau menyebarkan gosip tentangmu?5. Bagaimana caramu menenangkan diri ketika ada orang yang membuatmu marah?6. Nilai apa yang bisa kamu pelajari dari sikap Sang Buddha ketika menghadapi Devadatta dan gajah Nalagiri?Setelah kalian membaca dan berdiskusi, apa saja yang sudah kalian pahami, aplikasikan dalam kehidupanmu, dan nilai karakter apa yang sudah kalian kembangkan?Ayo JalaniSimak puisi berikut!Bara di DadaCipt. Putu Finsen DarmayanaSejak mata terbuka pada dunia,Sebuah benih tertanam dalam dada.Namanya Cita-cita.Untuk menyiramnya, kau butuh ilmuUntuk memupuknya, kau butuh nilaiTapi akarnya... akarnya butuh lebih dari itu. Akarnya adalah bara semangat, dan baja tekad.Yang membakar ragu, Yang menolak rapuh. Akan datang badai, bernama rintangan. Akan datang kabut, bernama kemalasan.Leluhur berbisik mantra perkasa%u201cRawe-rawe rantas, malang-malang putung.%u201dYang melintang, patahkan. Yang menghalangi, singkirkan.Jangan biarkan tugas menjadi tumpukan debu,Karena setiap lembar yang kau selesaikanAdalah hembusan napas pada bara di dadamu.Nyalakan terus.Jangan biarkan padam.Sebab sukses, adalah api yang menyala sempurna.

