Page 186 - Demo
P. 186
167 BAB IVPANCASILA BUDDHIS PENUNTUN HIDUPKUBAB VHUKUM SEBAB AKIBATPerhatikan gambar!Pernahkah kalian naik kapal?Sebutkan apa saja bagian-bagian kapal yang kalian ketahui!Menurut kalian, bagian mana yang terpenting dalam sebuah kapal?Apa yang terjadi jika salah satu bagian kapal rusak? Gambar 5.5 Ilustrasi KapalSumber: Dokumen Ditjen Bimas Buddha, 20251. Pikiran (Mano-kamma)Seperti ruang kendali kapal. Semua dimulai dari sini. Jika kapten berpikir baik, ingin menolong dan belajar, kapal akan menuju arah yang benar. Jika kapten iri atau jahat, kapal bisa tersesat.2. Ucapan (Vac%u012b-kamma)Seperti pengeras suara di kapal. Apa yang dipikirkan kapten keluar lewat kata-kata. Ucapan sopan seperti %u201cmaaf%u201d atau %u201cterima kasih%u201d membuat perjalanan damai. Ucapan kasar seperti ejekan membuat kapal gaduh.3. Perbuatan (K%u0101ya-kamma)Seperti gerakan kapal. Kapal bisa maju untuk menolong atau menabrak karena ceroboh. Membantu teman dan membuang sampah pada tempatnya adalah contoh perbuatan baik.Dari ketiga perbuatan ini, Buddha mengajarkan bahwa pikiran adalah pemimpin. Kapten yang bijak akan membawa kapalnya menuju pulau indah penuh kebahagiaan. Kapten yang ceroboh akan membawa kapalnya ke badai penderitaan. Jadi, mari kita jaga baik-baik ruang kendali kita.Perbuatan dalam Pikiran, Ucapan, dan JasmaniPembelajaran 23Ayo Pahami

