Page 23 - Demo
P. 23
Buku SiswaPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V 4Siddharta berkata, %u201cChanna, katakan kepada ayahku dan Yasodara bahwa ia pergi bukan karena tidak mencintai keluarganya, tetapi ingin menolong semua makhluk dari penderitaan%u201d. Channa berlinang air mata. Ia bersujud dan berkata, %u201cSemoga Tuan menemukan yang Tuan cari.%u201d Pangeran Siddharta memotong rambutnya, Ia meninggalkan gelar pangeran dan menjadi seorang petapa. Konon rambut Pangeran Siddharta dilempar ke angkasa dan diterima oleh Dewa Sakka untuk di simpan di alam sorga.Dari cerita di atas, kalian bisa melihat bagaimana Pangeran Siddhartha sangat teguh akan cita-citanya, hingga mau meninggalkan kehidupan istana yang sangat nyaman.Sebagai siswa Buddha, kita bisa meneladani sikap Siddharta dengan belajar mandiri dan sungguh-sungguh. Saat menghadapi pelajaran yang sulit, jangan cepat menyerah. Gunakan waktu untuk berpikir, merenung, dan mencari makna dari setiap pelajaran. Dengan begitu, kita tidak hanya pintar tetapi juga tumbuh menjadi anak yang bijak dan penuh kasih seperti Pangeran Siddharta.Sebagai contoh suatu hari kalian, jika ingin meraih cita-cita dan melanjutkan sekolah yang jauh dari rumah, kalian harus meninggalkan keluarga. Tentu akan terasa sedih. Pikiran kalian mungkin tertuju pada keluarga jika terjadi sesuatu, bahkan sampai lupa memikirkan diri sendiri.Bagaimana perasaanmu jika kamu menjadi Pangeran Siddharta yang harus meninggalkan orang tua, istri, dan anak demi mencari jalan kebenaran?Apa yangKalian Pahami

