Page 22 - Demo
P. 22


                                    3 BAB IUPAYA MENJADI BUDDHAKeputusan Meninggalkan IstanaGambar 1.2 Bodhisattva Siddharta Melihat Anak dan Istrinya Terakhir Kali Sumber: Dokumen Ditjen Bimas Buddha, 2025Pangeran Siddharta Meninggalkan IstanaKalian pernah merasa ingin melakukan sesuatu yang besar, tetapi harus meninggalkan sesuatu yang kalian sayangi? Pangeran Siddharta juga merasakan itu. Ia ingin membantu semua orang agar tidak sedih lagi, meskipun harus meninggalkan istana yang nyaman.Suatu malam, Istana Kapilavastu tampak sunyi. Pangeran Siddharta melihat istri dan anaknya tidur nyenyak. Hatinya sedih, tetapi ia merasa harus mencari kebenaran untuk mengatasi penderitaan hidup. Siddharta memanggil Channa, kusir setianya. Ia meminta Channa menyiapkan kuda Kantaka. Mereka meninggalkan istana melewati gerbang penjagaan. Konon, para dewa membuat para penjaga tertidur agar perjalanan tidak terhalang. Setelah perjalanan jauh, Siddharta turun dari kudanya di tepi hutan. Ia melepaskan pakaian kerajaan dan menyerahkan perhiasan kepada Channa untuk dibawa pulang. Apa yang membuat Siddharta ingin meninggalkan istana?Bagaimana perasaanmu jika harus meninggalkan keluarga untuktujuan baik?Pembelajaran 1Ayo Pahami
                                
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26