Page 101 - Demo
P. 101


                                    Buku SiswaPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V 82Agama Buddha sudah berkembang lebih dari 2569 tahun di berbagai negara dan menyesuaikan diri dengan budaya setempat. Hal ini membuat muncul banyak aliran, seperti Theravada, Mahayana, Vajrayana, Zen, Maitreya, Nichiren, dan Tridharma. Setiap aliran punya ciri khas dalam ajaran, ibadah, dan bahasa kitab suci, tetapi semuanya berpegang pada ajaran utama Buddha, yaitu jalan untuk terbebas dari penderitaan dengan cinta kasih, welas asih, dan kebijaksanaan. Theravada banyak dianut di Asia Tenggara dengan fokus pada meditasi dan kehidupan biara. Mahayana banyak dianut oleh umat keturunan Tionghoa dengan ajaran jalan Bodhisattva. Vajrayana dari Tibet terkenal dengan penggunaan mantra dan simbol suci, sedangkan Tridharma menggabungkan Ajaran Buddha, Tao, dan Konghucu. Walaupun berbeda, umat Buddha di Indonesia hidup rukun dan bekerja sama dalam perayaan Waisak, kegiatan sosial, dan dialog lintas agama. Keragaman ini menjadi kekayaan budaya dan contoh bahwa perbedaan bisa memperkuat persatuan.%u2022 Pada gambar di atas, apakah mereka berasal dari aliran yang sama? %u2022 Apa yang kalian tahu tentang aliran Buddha? Mengapa penting menghargai perbedaan?Apa yangKalian Pahami1. Ada berapa aliran Buddha yang kalian ketahui? Apa makna perbedaan aliran dalam agama Buddha bagimu? 2. Apakah perbedaan itu membuat kita terpecah atau justru bisa saling melengkapi? Jelaskan pendapatmu!3. Dari berbagai aliran Buddha yang Kalian ketahui aliran mana yang paling menarik perhatianmu? Mengapa?Diskusikan cerita berikut bersama teman sebangkumu.Ayo JalaniHema dan Ayu yang Berbeda PandanganHema dan Ayu adalah dua sahabat yang sama-sama beragama Buddha, namun mereka berasal dari tradisi yang berbeda. Hema berasal dari keluarga yang menganut tradisi Theravada. Sejak kecil, ia sering ikut orang tuanya bermeditasi dan mendengarkan ceramah Dhamma (Dhamma talk) di vihara. Ia merasa nyaman dan tenang dalam praktik yang sederhana dan sunyi.
                                
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105