Page 153 - Demo
P. 153
Buku SiswaPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V 134Rubrik Penilaian Bermain PeranTabel 4.2 Penilaian Bermain PeranNo Aspek Indikator Skor Maksimal Skor Diperoleh1 Kreativitas Gambar menarik 302 Isi Tulis 2 manfaat jelas 303 Presentasi Jelaskan poster 204 Kolaborasi Kerja sama kelompok 20Total 100Ayo, baca dan cermati cerita berikut.Pensil yang HilangPagi itu di kelas 5, suasana sangat tenang. Hari ini akan ada ulangan harian. Semua siswa sudah duduk rapi dengan alat tulis di meja. Wirya, Adi, Pandu, Dewi, dan Ayu sudah siap.Tapi wajah Pandu terlihat cemas. Ia berbisik ke Wirya, %u201cAduh, pensilku hilang. Tadi masih di tas, sekarang tidak ada.%u201dSementara itu, Dewi melihat sesuatu yang aneh. Pensil miliknya yang biasanya diberi stiker bintang, tiba-tiba ada di meja Pandu. Dengan sopan, Dewi berkata,%u201dPandu, itu pensilku, kok ada di mejamu?%u201d Pandu terkejut, wajahnya memerah. Ia pun akhirnya mengaku, %u201cMaaf Dewi, aku panik karena pensilku hilang, jadi aku ambil pensilmu diam-diam. Aku takut nggak bisa ikut ulangan.%u201d Kelas menjadi hening. Tapi Bu Rina, guru kelas mereka, tersenyum tenang. Ia berkata, %u201cTerima kasih Pandu sudah jujur. Lebih baik berkata benar daripada menyembunyikan kesalahan. Kita bisa selesaikan ini dengan baik.%u201d Bu Rina lalu mengajak seluruh kelas bermusyawarah kecil untuk menyelesaikan masalah. Akhirnya, semua sepakat untuk saling memaafkan dan berjanji tidak mengulangi kesalahan. Setelah itu, Bu Rina memberikan satu pensil cadangan kepada Pandu agar ia tetap bisa mengikuti ulangan dengan tenang.Gambar 4.9 Pandu Sedang Cemas Sumber: Dokumen Ditjen Bimas Buddha, 2025

