Page 145 - Demo
P. 145


                                    Buku SiswaPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas V 126Baca cerita berikut.Jujur Itu HebatSuatu pagi di kelas V Sekolah Bodhisattva, Bu Rina mengumumkan ulangan Matematika. Wirya sudah belajar semalam, sedangkan Pandu tidak belajar.Saat ulangan, Pandu gelisah dan meminta jawaban pada Wirya. %u201cMaaf, Pandu. Kita harus jujur,%u201d jawab Wirya. Setelah ulangan, Bu Rina berkata,%u201cNilai penting, tapi kejujuran lebih penting. Mencontek melanggar sila kedua dan membawa karma buruk. Jujur akan membawa kebaikan.%u201dSeminggu kemudian, Wirya mendapat nilai tinggi, Pandu nilai rendah. Pandu berkata, %u201cMaaf, kamu benar. Aku harus belajar dan jujur.%u201d Wirya tersenyum, %u201cAyo belajar bersama supaya kita jadi lebih baik.%u201dJawab pertanyaan-pertanyaan berikut.1. Apa yang diumumkan oleh Bu Rina di pagi hari itu?2. Bagaimana persiapan Wirya menghadapi ulangan?3. Apa yang dilakukan Pandu saat ulangan berlangsung?4. Bagaimana reaksi Wirya ketika diminta memberikan jawaban oleh Pandu?5. Apa nasihat yang diberikan Bu Rina setelah ulangan selesai?6. Apa isi sila ke-2 Pancasila Buddhis dan bagaimana kaitannya dengan cerita di atas?7. Jika aku jujur di rumah, apa akibatnya?Tindakan KejujuranTuliskan satu tindakan kecil yang bisa kamu lakukan minggu ini untuk melatih kejujuran, baik di rumah, di sekolah, atau di lingkungan tinggal.Tabel 4.3 Latihan Kejujuran MingguanHariSituasi(di rumah/sekolah/teman)Tindakan Jujur yang DilakukanPerasaan setelahMelakukannyaSeninSelasaRabuKamisJumatSabtuMinggu
                                
   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149