Berita Detail

img

Buka Rakernas Ditjen Bimas Buddha, Wamenag: Moderasi Beragama seperti Jalan Tengah Buddha

Sabtu, 08 Februari 2020 05:20 WIB

Denpasar (humasbuddha) ---- Agama tidak perlu dimoderasikan tetapi cara beragamanya yang berlebihan. Hal ini sejalan dengan prinsip jalan tengah (Hasta Ariya Magga) yang dipraktikkan oleh Pertapa Siddharta untuk mencapai Buddha.

Hal tersebut dikatakan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ditjen Bimas Buddha, Denpasar (05/02).

“Tugas kita membawa bandulan berada di tengah-tengah dalam keseimbangan dan tidak berhenti di satu sisi kiri atau kanan saja. Sesuai prinsip jalan tengah atau moderasi ini telah dipraktikkan oleh Petapa Siddharta untuk mencapai Penerangan Agung menjadi Buddha,” terangnya.

Mengusung tema “Moderasi Beragama, Umat Buddha Rukun, Indonesia Maju”, Wamenag ingatkan penguatan Moderasi Beragama.

“Saya perlu mengingatkan yang harus kita lakukan adalah Moderasi Beragama bukan Moderasi Agama. Khususnya dalam bidang Pendidikan Keagamaan perlu segera melakukan pembenahan kurikulum, revisi buku ajar untuk penguatan paham moderat, dan juga pembekalan kepada guru, dosen, dan tenaga kependidikan,” ujarnya.

Dalam pembukaan ini Wamen menyerahkan piagam penghargaan kepada Satker berprestasi atas capainnya di tahun 2019. Akan dilakukan penandantangan perjanjian kinerja antara Dirjen Bimas Buddha, Pejabat Eselon II, III, dan IV. 

Mengundang narasumber dari Kementerian PPN/ Bappenas yang akan memaparkan arah kebijakan pembangunan nasional tahun 2020 - 2024 bidang pendidikan dan Agama. Akan hadir pula dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia dengan materi pendekatan pengawasan dan pelaksanaan program anggaran tahun 2020.

Tampak hadir dalam kegiatan ini Dirjen Bimas Buddha Caliadi, Sekretaris Ditjen Bimas Buddha Nyoman Suriadarma,  Direktur Urusan & Pendidikan Agama Buddha Supriyadi, Ketua STABN Sriwijaya Sapardi, Ketua STABN Raden Wijaya Hesti Sadtyadi,  Erlina Kang Adiguna (Tokoh Umat Buddha Prov. Bali), Pdt. Eka Wiradarma (Ketua WALUBI Bali dan Magabudhi), Tommy Chiuputra (Ketua Permabudhi Bali), Pdt. Tjong Adhisunyata (Mapanbumi), Up. Rudyanto Indradjaya (Majelis Buddhayana Indonesia), Wantara Putra (PBDNSI Bali), Pdt. Hendry Kurniawan (MABIKTI), Pdt. Linda (Majelis Agama Buddha Guang Ji), Hasan Adiwijaya (MADHATANTRI), Sherly Mirani (Ketua Forum Ibu-ibu Buddhis Bali), serta Pejabat Eselon III dan IV pusat dan daerah se-Indonesia.


Sumber : -
Penulis : eddwin
Editor : budiyono

Dibaca : 133 kali