Berita Detail

img

Wihara Dharma Santi Solusi Umat Deli Serdang Implementasi Moderasi Beragama

Sabtu, 12 Oktober 2019 09:07 WIB

Wihara Dharma Santi diresmikan Dirjen Bimas Buddha Caliadi, Deli Serdang (12/10). Dalam sambutannya, Caliadi berharap umat Buddha di Deli Serdang untuk memperkuat pelaksanaan moderasi beragama.

"Kami menyambut baik adanya kegiatan peresmian ini yang tentu dapat menjadi solusi bagi umat Buddha Deli Serdang untuk melaksanakan ibadah serta semoga dapat mengimplementasikan moderasi beragama dalam kehidupan," ucapnya.

Dikatakannya wihara ini dapat berinteraksi dengan sekitar. Hal ini dilaksanakan dengan fungsinya selain tempat ibadah.

"Saya mengapresiasi koordinasi yang baik panitia dengan Kemenag.  Saya mengharapkan Wihara ini bukan hanya sebagai rumah ibadah tetapi dapat dikembangkan juga sebagai fungsi pendidikan, pusat kebudayaan dan pusat sosial kemasyarakatan. Hal ini dimaksudkan agar keberadaannya ini dapat berinteraksi dengan masyarakat sekitar," ungkapnya.

Untuk mewujudkan keharmonisan tersebut, Caliadi  harapan umat Buddha Deli Serdang meningkatkan spiritual. Sehingga lanjut Caliadi bagian internal.

"Tingkatkan spiritualitas umat sehingga dapat menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan baik. Sehingga bisa menjadi bagian integral dalam membangun Deli Serdang sesuai harapan bupati agar menjadi masyarakat yang harmonis serta SDM yang unggul," katanya.

Sejalan dengan itu, Bupati Deli Sedang H. Ashari Tambunan mengatakan adanya Wihara dapat mengakomodir kegiatan pembinaan guna toleransi.

"Dengan adanya peresmian Wihara ini dapat mengakomodir kegiatan pembinaan bagi umat Buddha agar dapat menjaga kerukunan dalam perbedaan di Kabupaten Deli Serdang ini," ucap Ashari.

Hadir Pembimas Buddha Provinsi Sumatera Utara (Budi Sulistyo), Ketua Majelis Majabumi tanah suci (Solichin Chandra), Ketua Vihara Dharma Santi (YM. Bhiksuni Rinda Simin), perwakilan BLIA (Siswanto Thio), Ketua MBI Provinsi Sumatera Utara (Ir. Eddi Sujono), Ketua Walubi Kota Medan (Ernest Chen).

 


Sumber : -
Penulis : eddwin
Editor : budiyono

Dibaca : 214 kali