Berita Detail

img

Waisak KBTI Surabaya, Keberagaman Terkelola Bukti Dhamma Bicara Demokrasi

Senin, 27 Mei 2019 10:46 WIB

Keluarga Buddhis Theravada Indonesia mengadakan Peringatan Tri Suci Waisak 2563 BE di Surabaya (26/05). Pada kesempatan itu Dirjen Bimas Buddha Caliadi katakan ajaran Buddha (Dhamma) mampu mengelola keberagaman di Indonesia.

"Ajaran Buddha banyak berbicara tentang Demokrasi, terbukti mampu mengelola keberagaman di Indonesia," ucap Caliadi saat memberikan sambutan.

Dikatakan Caliadi Keberagaman merupakan interpretasi dalam kerukunan umat beragama yang dalam kontek demokrasi merupakan upaya membangun semangat kebersamaan.

"Untuk itu, perhatian pada kehidupan umat beragama dan berdemokrasi menjadi sangatlah penting. Kita semua meyakini bahwa inti ajaran beragama adalah kasih sayang bukan kebencian. Inti ajaran buddha inilah yang akan kita rawat sebaik-baiknya untuk mempersatukan kekuatan demokrasi di Indonesia, untuk melakukan introspeksi dan evaluasi diri sekaligus mensucikan diri dan terus mengabdikan diri untuk mencapai kebahagiaan akhir," ucap Caliadi.

Caliadi mengajak untuk evaluasi diri. Dikatakannya evaluasi diri ada pada ajaran Agama Buddha. Buddha mengajarkan kepada umatnya agar tiada berhenti berlatih dhamma untuk mencapai suatu kondisi batin yang tidak tergoyahkan oleh apapun permasalahan yang datang kepadanya.

Menurut Caliadi Dhamma juga mengingatkan perubahan masyarakat harus dimulai dengan perubahan dalam diri setiap individu. Dikatakannya evolusi mental dan karakter yang sesuai ajaran Dharma adalah tanggung jawab masing- masing untuk membangunnya, dengan pengendalian diri untuk berperilaku baik atau sila, dan dengan mengembangkan batin atau samadhi.

Diakhir sambutannya Caliadi mengingatkan Waisak adalah momentum dalam membangun nilai- nilai luhur bangsa dan bersama semua anak bangsa untuk tetap menjaga senantiasa yang ditulis dalam kitab Sutasoma, Bhinneka Tunggal lka Tan Hana Dharma Mangrwa.

Peringatan Waisak KBTI ini dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Ribuan Umat Buddha.


Sumber : -
Penulis : eddwin
Editor : budiyono

Dibaca : 199 kali