15 November 2014 Menjadi Hari Bersejarah Dhammasekha Tedaun Girisena

15 November 2014 Menjadi Hari Bersejarah Dhammasekha Tedaun Girisena Bupati Lombok Barat mendukung berdirinya Dhamasekkha Tedaun Girisena sebagai upaya mencerdaskan kehidupa Bangsa, demikian yang disampaikan oleh Bupati Lombok barat dalam acara peresmian Dhammasekha Tedaun Girisena melalui Wakil Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si. Sementara itu Ketua Yayasan Tendaun Girisena YM. Bhikkhu Cittaguto dalam sambutannya menyampaikan bahwa gedung telah siap untuk ditempati tetapi masih membutuhkan sarana dan prasarana pendukung untuk dapat melekngkapi semua fasilitas didalamnya.

Selengkapnya →

Piala Bergilir Presiden Ri Diperebutkan Dalam STG IX

Piala Bergilir Presiden Ri Diperebutkan Dalam STG IX STG Tingkat Nasional IX dibuka oleh Sekjen Kemenag Nur Sam di Mercure Convension Center Ancol Jakarta 20-25 Oktober 2014, dalam sambutan Menteri Agama melalui Sekjen Kemenag menyampaikan bahwa STG Tingkat Nasional IX ini bukan semata-mata untuk mencari kemenangan dan juara namun kegiatan ini mempunyai makna menumbuhkan rasa percaya diri, potensi, sportifitas dan kejujuran.

Selengkapnya →

Wisuda dan Syukuran Akreditasi Program Pasca Sarjana Dirangkai Dalam Satu Acara

Wisuda dan Syukuran Akreditasi Program Pasca Sarjana Dirangkai Dalam Satu Acara STIAB Smaratungga memiliki peran, fungsi dan tanggung jawab terhadap kemampuan Buddha Dhamma. Selain dituntut memiliki kemampuan intelektual transformatif terhadap Buddha Dhamma umumnya, wisudawan dituntut menjadi Duta Dhamma Smaratungga. Demikian yang diungkapkan oleh Ketua STIAB Smaratungga Budi Utomo Ditthisampanno, S.Ag., MA dalam wisuda sarjana (S1) dan wisuda pasca sarjana (S2) STIAB Smaratungga Boyolali (4/10). Point terpenting sekaligus terberat yang harus alumnus emban, dalam kehidupan masyarakat adalah karakter dan nilai-nilai luhur Buddha Dhamma. Dalam kesempatan tersebut STIAB Smaratungga juga melaksanakan syukuran terakreditasinya program pasca sarjana (S2) dengan agenda pemotongan tumpeng oleh Dirjen Bimas Buddha Drs. Dasikin, M.Pd.

Selengkapnya →

Upacara Bina Hita Sukhaya Dalam Rangka Kegiatan Wahana Negara Raharja

Upacara Bina Hita Sukhaya Dalam Rangka Kegiatan Wahana Negara Raharja Empat syarat pernikahan dalam agama Buddha adalah adanya satu keyakinan (samma saddha), satu moral (samma sila), satu kemurahan hati (samma caga) dan satu kebijaksanaan ( samma panna). Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha dalam sambutannya pada Upacara Bina Hita Sukhaya Kegiatan Wahana Negara Raharja (WNR) yang diselenggarakan oleh Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) pada tanggal 25 sampai dengan September 27 2014 di Hotel Aston Unggasan Denpasar.

Selengkapnya →