Peran Mahasiswa Dalam Mendukung Penerapan Pendidikan Anti Korupsi Di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama Buddha

Karya: Jumadi-Mahasiswa STIAB Jinarakkhita
Juara III Putra Lomba Penulisan Karya Ilmiah Buddhis Mahaniti Loka Dhamma Tingkat Nasional IV tahun 2014

ABSTRAK

Perguruan tinggi agama Buddha bisa menjadi motor penggerak integritas dan pembentukan karakter mahasiswa, karena perguruan tinggi Agama mampu berperan penting memberhentikan lingkaran koruptor di negeri ini. Perguruan tinggi dapat berperan sebagai penjaga dan pengembang integritas bangsa, bukan saja sebagai bagian dari gerakan antikorupsi. Institusi pendidikan ini harus bisa menjadi tonggak bagi pembangunan akuntabilitas dan transparansi supaya generasi koruptor tidak terus bermunculan.
Salah satu cara memerangi korupsi adalah melalui jalur pendidikan formal. Pendidikan Tinggi, apalagi pendidikan tinggi agama merupakan salah satu strategi yang diharapkan cukup signifikan, mengingat masyarakat terdidik inilah yang perannya dimasyarakat cukup dominan. Perguruan tinggi agama Buddha sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berperan pembentuk perubahan perilaku berlandaskan moral dan spiritual serta ilmu pengetahuan dan teknologi memegang peranan dalam menjaga moralitas mahasiswa sehingga dapat mempergunakan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki dengan sebaik mungkin dan tidak melanggar norma-norma agama.
Mahasiswa tidak cukup hanya menerima bekal pengetahuan dan kemampuan bagaimana melakukan sesuatu pekerjaan atau jabatan dalam masyarakat, tetapi juga harus pro aktif untuk menangkal hasrat korupsi dan menggunakan ilmu dan cara-cara tersebut dengan benar, tanpa korupsi, bahkan termasuk kiat-kiat untuk melawan korupsi, dorongan atau motivasi untuk aktif berperan dalam upaya memerangi atau memberantas korupsi.
Mahasiswa perlu dibekali dengan nilai-nilai moral yang baik sehingga mahasiswa memiliki kesadaran untuk tidak melakukan tindakan korupsi yang dapat diimplementasikan kepada lingkungan kampus, keluarga dan masyarakat.
Peran mahasiswa dalam mendukung gerakan anti korupsi dilingkungan Perguruan Tinggi Agama Buddha dilakukan dengan cara menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk memiliki sikap berani jujur, peduli lingkungan, disiplin. Cara lain yang dilakukan adalah dengan mengembangkan spiritual melalui pelatihan Pabbajja dan Retret Hidup Berkesadaran, serta mengikuti seminar dan studi kasus korupsi untuk memperoleh informasi dan cara penyelesaian kasus korupsi.
 
Klik disini untuk menunduh detilnya