Tutup Rakernas, Menag Kupas Makna Kehadiran Bukunya

Jakarta (dbb) - Pada penutupan Raker Kemenag 2018 Menag membagikan buku Lukman Hakim Saifuddin Memimpin Kementerian Agama. Buku ini berisi rekam jejak Menag dari awal menjadi Menag Hingga tahun 2017.

Dikatakan menag bukan karena narsis. Tapi ini diartikan rekam jejak. Setiap aktivitas ada rekam jejaknya. Jejak-jejak kita ada rekamannya. “Buku itu sebagai contoh bahwa semua aktivitas kita ada rekamannya,” ucap Menag.

Dikatakannya di satker apapun kita bekerja, ada rekamannya, ada jejaknya.  Menag menekankan ASN Kemenag betul- betul serius dalam melakukan apapun, berikan yang terbaik. Dengan adanya rekam jejak tersebut, anda dicontoh, diteladani,”

Buku tersebut, sebenarnya ingin memberikan masukkan, banyak sekali tugas-tugas yang belum kita selesaikan. Tetapi yang belum sempurna ini, perlu tampilkan yg terbaik. karena kita menjadi teladan dan teladan.

“Karenanya saya perduli dengan yang kecil-kecil, karena hal-hal besar berawal dari yang kecil-kecil. Yang biasanya kita anggap remeh, sepele, tehnis dan lain sebagainya,” Menag mengungkapkan.

Berbeda dengan Rakernas sebelum-sebelumnya, kali ini Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin menyerahkan kepada perwakilan pejabat.

“Ini adalah simbol saya menyerahkan ini kepada seluruh peserta rakernas, untuk dilaksanakan,” tegas Menag.

Raker Kemenag dilaksanakan pada 29 sampai 32 Junuari 2018. Peserta yang berjumlah 439 orang berasal dari seluruh Indonesia.