Berpakaian Hitam di Rakernas, Menag memaknai Kekuatan, Soliditas, dan Kemauan Keras

Jakarta (dbb) - Di beberapa kesempatan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin sering dijumpai berpakaian hitam. Hingga pada Rapat Kerja Nasional 2018 dijumpai memakai pakaian serupa. Hal ini mendapat sorotan, tidak terkecuali dari Ketua KomIsi 8 DPR RI  Ali Taher, dan juga Sekjen Kemenag Ri Nursyam.

“Sorotan dari Pak Ali Taher dan Pak Nursyam, ini perlu klarifikasi,” canda Menag saat memberikan paparannya di Raker yang diadakan di Jakarta (29/01). 

Menag menerangkan menjadi tiga simbol. Yang pertama memiliki makna kekuatan.

“Saya ingin kita semua sadar, bahwa kita memiliki kekuatan”, terang menag.

Yang kedua simbol soliditas. Diucapkan Menag solit itu menyatu, kompak. Sedangkan yang ketiga dijelaskan Menag sebagai kemauan yang sangat keras, yang sangat kuat.

“Kekuatan, soliditas, dan kemauan yang keras yang bisa tercermin dari kita semua dalam rakernas ini,” ajak Menag.

Pada kesempatan itu Menag mengingatkan meski tahun politik, Kemenag harus on the track. Program-program Kemenag harus berjalan semata-mata untuk melayani kebutuhan umat beragama.

Hadir Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Caliadi, Sesditjen Bimas Buddha Nyoman Suriadarma, Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Supriyadi. Hadir juga Ketua Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Sriwijaya Sapardi, Ketua STABN Raden Wijaya Hesti Sadtyadi beserta pejabat eselon 1 dan 2 Kementerian agama dari seluruh Indonesia.