Perayaan HUT 60 Tahun Vihara Kshanti Maitreya

Medan (bimasbuddha) - Pertunjukan drama kisah perjuangan Sesepuh Prajnamitra sebagai sosok pendiri Vihara Khsanti Maitreya membuka acara peringatan berdirinya Vihara Kshanti Maitreya. Peringatan berdirinya yang ke-60 tersebut terhitung sejak tahun 1957-2017. Vihara tersebut beralamat di Jalan Thamrin No.224, Kel. Sei Rengas I, Kec. Medan Area, Kota Medan.(20/01)

 

Pembimas Buddha Ketut Supardi menyambut gembira atas diselenggarakannya perayaan HUT ke-60 Vihara Kshanti Mitreya. 

 

“Perintisan, pembangunan dan pengembangan sebuah vihara tentunya bukan merupakan hal yang mudah, dibutuhkan semangat, dedikasi, pengorbanan materi dan waktu untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut,”Pungkas Ketut.

 

Ketut menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada segenap pengurus vihara yang telah sepenuh hati mengabdi dan berbakti untuk kemajuan dan perkembangan agama Buddha dalam rangka menciptakan kerukunan umat beragama di Sumut.

Ketua Wilayah IV Mapanbumi Anna Monita mengatakan generasi pendahulu menanam pohon, generasi penerus yang menikmati rindangnya pohon. Dikatakannya sebagai generasi penerus memiliki kesempatan untuk membina dan mengamalkan Ketuhanan, maka sudah seyogyanya kita membalas semua budi kebaikan yang diterima dan tidak melupakan sumber dari mata air yang kita minum.

“Meneruskan cita-cita generasi pendahulu untuk lebih mengembangjayakan vihara yang telah dirintis adalah kewajiban kita bersama,” imbuhnya.

 

Ketua panitia Koa Sun Hock mengatakan perayaan ini diselenggarakan untuk menghormati jasa perintis Vihara Khsanti Maitreya yakni sesepuh Prajnamitra dan sekaligus memperkenalkan Vihara ini kepada masyarakat luas.

Ditambahkan Koa Sun mengajak umat Buddha untuk mewujudkan keluarga dan masyarakat yang lebih cemerlang dan harmonis memiliki kepribadian luhur, keimanan yang teguh, niscaya akan tercapai kehidupan yang lebih madani.

 

Acara turut dihadiri oleh Penyelenggara Buddha Kota Medan Pdt. Burhan, Ketua Umum DPP Mapanbumi Jeo Tjin Bok, Ketua DPD Mapanbumi Sumut Suwandi Rusli, Pengurus MBI Kota Medan Rudiyanto, serta tokoh/pemuka agama.