Rekrutmen Penyuluh Agama Buddha Non PNS Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2018

Pontianak (bimasbuddha) – Penyuluh Non PNS merupakan ujung tombak dan kepanjangan tangan pemerintah dalam upaya peningkatan bimbingan, pembinaan dan penyuluhan terhadap umat Buddha. Untuk meningkatkan motivasi dan kinerjanya Penyuluh agama Buddha perlu bekerjasama agar mampu menjadi agen perubahan.

 

“Para penyuluh harus dapat bekerja sama antar sesama penyuluh untuk meningkatkan motivasi dan kinerjanya sehingga mampu menjadi agen perubahan, serta dapat menciptakan kerukunan dalam mengembangkan Buddha Dhamma,” ucap Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Prov. Kalbar  Saryono pada Rekrutmen Penyuluh Agama Buddha Non PNS Tahun 2018 di Aula Kanwil Kemenag Prov. Kalbar(14/1).

 

Saryono mengungkapkan Penyuluh Non PNS merupakan ujung tombak dan kepanjangan tangan pemerintah dalam upaya peningkatan bimbingan, pembinaan dan penyuluhan terhadap umat Buddha.

“Tugas penyuluh tidak hanya berpusat dalam hal ceramah saja, para penyuluh juga dapat meningkatkan pelayanan terhadap umat Buddha di daerah masing-masing seperti membantu pengurus perkawinan, membina remaja Buddha,dan lainnya”.

 

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa bagi para penyuluh yang sudah lulus seleksi untuk dapat menaati aturan dalam pembuatan LPJ.

 

“LPJ harus dibuat minimal 8 kali dalam satu bulan dan para penyuluh diwajibkan memiliki satu kelompok binaan,” tegas Saryono.

 

Terdapat 60 peserta yang mendaftarkan diri dalam rekrutmen penyuluh agama Buddha Non PNS Prov. Kalbar dengan kuota 53 orang.